RSUD Bula Datangkan Lima Dokter Spesialis Baru: Spesialis Penyakit Dalam, Saraf Hingga Mata
Fandi Wattimena July 10, 2026 08:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), terus memperkuat layanan kesehatan dengan menambah jumlah dokter spesialis, Jumat (10/7/2006).

Sepanjang 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten SBT itu telah mendatangkan lima dokter spesialis baru untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.

Direktur RSUD Bula, dr. Deny Suryana, mengatakan penambahan dokter spesialis merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten SBT dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Lima dokter spesialis yang telah bergabung berasal dari berbagai bidang, sehingga masyarakat kini memiliki akses yang lebih luas terhadap pelayanan medis tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

"Alhamdulillah selama kepemimpinan Bapak Bupati, sampai saat ini kami telah mendatangkan lima dokter spesialis baru. Itu dokter spesialis penyakit dalam, patologi anatomi, saraf, dan bulan ini sudah ada dokter spesialis anak dan mata," ujarnya.

Baca juga: RSUD Bula Ukir Prestasi, Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Terbaik se-Maluku

Baca juga: ‎Bupati Malteng Monitoring Pembangunan Sekolah Rakyat, Progress Capai 88 Persen

Ia menjelaskan, penambahan dokter spesialis dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan pelayanan di RSUD Bula. 

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas diagnosis maupun penanganan pasien di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Selain lima dokter spesialis yang sudah bertugas, RSUD Bula juga akan kembali menambah tenaga dokter spesialis dalam waktu dekat. 

Salah satunya adalah dokter spesialis anestesi yang akan bertugas secara penuh di rumah sakit tersebut.

"InsyaAllah bulan depan dokter spesialis anestesi sudah bertugas penuh waktu. Selama ini kami masih menggunakan dokter spesialis yang datang secara berkala," katanya.

Tidak hanya itu, pada November 2026 mendatang RSUD Bula juga dijadwalkan menerima tambahan dokter spesialis paru.

Kehadiran dokter tersebut diharapkan semakin melengkapi pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Di bulan November sudah ada dokter spesialis paru. Jadi InsyaAllah pelayanan kita semakin lengkap," lanjutnya 

Ia mengatakan penguatan tenaga medis tidak berhenti pada tahun ini. 

Pada 2027 mendatang, RSUD Bula kembali ditargetkan memperoleh tambahan dua dokter spesialis untuk mendukung pelayanan rumah sakit.

Menurut Deny, strategi peningkatan layanan kesehatan juga dilakukan melalui pengembangan sumber daya manusia. 

Pemerintah daerah tidak hanya merekrut dokter spesialis dari luar, tetapi juga menyiapkan dokter umum daerah untuk melanjutkan pendidikan spesialis.

"Alhamdulillah minggu ini ada informasi bahwa dua dokter umum kita akan melanjutkan pendidikan dokter spesialis di Universitas Hasanuddin, masing-masing mengambil spesialis penyakit dalam dan spesialis bedah," katanya.

Selain dokter, sejumlah tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan maupun RSUD Bula juga sedang menempuh pendidikan magister (S2) dan doktor (S3) sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.

Ia berharap upaya tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap pelayanan kesehatan, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit di luar daerah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.