Tim Inggris Balas Sindiran 'Permainan Psikologis' Erling Haaland Jelang Laga Piala Dunia kontra Norwegia
Dewi Rahayu July 11, 2026 01:36 AM

Tiga Singa tetap tenang menghadapi aksi penyerang bintang sebelum laga perempat final yang sangat dinantikan.

Nico O’Reilly menuduh Erling Haaland memainkan “permainan psikologis” menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Norwegia.

Haaland menyebut Inggris—yang berambisi mencapai semifinal Piala Dunia kedua mereka dalam tiga turnamen terakhir—sebagai “unggulan jelas” untuk mengalahkan Norwegia ketika kedua tim bertemu di Miami pada hari Sabtu.

Norwegia mencatat sejarah dengan mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah kemenangan mengejutkan 2-1 atas Brasil di babak 16 besar, sementara Inggris menampilkan performa luar biasa untuk menyingkirkan tuan rumah bersama Meksiko dengan skor 3-2 meski bermain dengan 10 pemain di Estadio Azteca.

Tiga Singa menyadari ancaman gol dari Haaland, bintang Manchester City yang hanya terpaut satu gol di belakang Kylian Mbappe dan Lionel Messi dalam persaingan perebutan Sepatu Emas yang penuh bintang.

Bek kiri O’Reilly akan mendapat tugas untuk membantu menjaga rekan setimnya di City itu tetap terkendali, namun ia menegaskan bahwa Inggris tidak fokus pada individu semata, sambil memuji kekuatan kolektif Norwegia.

Ketika ditanya tentang komentar Haaland—yang menegaskan bahwa semua tekanan berada di pihak Inggris—O’Reilly menjawab: “Ya, permainan psikologis.”

“Tapi mereka juga tim yang bagus. Mereka sudah menunjukkannya sepanjang turnamen.”

“Bukan hanya beberapa pemain tertentu yang perlu kami waspadai. Mereka kuat sebagai satu kesatuan, dan ini akan menjadi pertandingan yang menarik.”

Haaland, yang mencetak dua gol di menit-menit akhir untuk membawa Norwegia menang atas Brasil, dikenal baik di kubu Inggris, karena O’Reilly, Marc Guehi, dan John Stones semuanya merupakan rekan setimnya di Manchester City.

Pemain berusia 25 tahun itu menikmati debut Piala Dunia yang luar biasa, namun O’Reilly yakin bahwa jika mereka bisa meredam Haaland, Inggris akan memiliki peluang besar untuk melaju ke semifinal.

“Erling tetaplah Erling,” tambahnya. “Kita semua tahu seperti apa dia. Dia bisa mencetak gol. Dia berbahaya di dalam kotak penalti, dan ancamannya nyata. Tapi mereka harus bisa memberinya bola terlebih dahulu. Banyak hal yang menentukan di situ.”

“Saya pikir jika kami bisa membuat Erling diam, kami punya peluang nyata untuk memenangkan pertandingan.”

“Kami tahu seberapa besar ancaman yang bisa dia timbulkan—penyerang luar biasa, kelas dunia, dan dia sudah membuktikannya sepanjang turnamen ini dengan mencetak gol di setiap pertandingan yang dia mainkan.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.