RSUP Prof Kandou Manado Webinar Internasional, Pakar Retina dari 3 Negara Bahas Diabetic Retinopathy
Alpen Martinus July 11, 2026 03:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam penanganan komplikasi mata akibat diabetes atau diabetic retinopathy.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Ophthalmology Webinar Series 2026 – International Edition yang sukses digelar, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ilmiah bertaraf internasional ini menghadirkan empat pakar retina terkemuka dari Indonesia, Singapura, dan India.

Baca juga: RSUP Prof Kandou Kini Miliki Gedung Diklat Dua Lantai, Baru Diresmikan, Perkuat Pengembangan SDM

Mengusung tema “All About Diabetic Retinopathy: From Early Detection to Management”, webinar ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pertukaran ilmu pengetahuan, pengalaman klinis, serta pembaruan perkembangan ilmu dalam deteksi dini hingga tata laksana diabetic retinopathy.

Webinar dibuka secara resmi oleh Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, yang menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui kolaborasi internasional dan pendidikan berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi dengan para pakar dunia diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mata sekaligus menekan angka kebutaan akibat komplikasi diabetes melitus.

“Kolaborasi internasional dan pendidikan berkelanjutan sangat krusial untuk menghadapi tantangan meningkatnya kasus diabetic retinopathy di Indonesia,” ujar Prof. Starry, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang dipandu oleh Health Ambassador of North Sulawesi 2026, dr. Raul Christianus Zachawerus, S.Ked, ini menghadirkan sesi ilmiah yang dimoderatori oleh Dr. dr. Ni Made Ari Suryathi, M.Biomed., Sp.M(K) dari RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar.

Empat narasumber ahli secara bergantian memaparkan materi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Kepala Divisi Vitreoretina RSCM Jakarta, Dr. dr. Gitalisa Andayani, Sp.M(K), membuka sesi ilmiah dengan membahas pemanfaatan teknologi pencitraan retina (advanced retinal imaging) sebagai metode deteksi dini diabetic retinopathy.

Selanjutnya, Ketua Departemen Oftalmologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS, memaparkan perkembangan terbaru mengenai strategi farmakologis dalam penatalaksanaan diabetic retinopathy.

Dari India, Dr. A. Syed Mohideen Abdul Khadar dari Aravind Eye Hospital membagikan pengalaman terkait tantangan tindakan bedah pada pasien dengan diabetic retinopathy stadium lanjut.

Aravind Eye Hospital sendiri dikenal sebagai salah satu pusat layanan kesehatan mata terbesar di dunia.

Sementara itu, Dr. Yuen Yew Sen dari National University Hospital (NUH) Singapura melengkapi rangkaian materi melalui pemaparan mengenai penanganan pasien berdasarkan pengalaman klinis dan kasus nyata (real-world management).

Pelaksanaan webinar mendapat dukungan penuh dari Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, dr. Yune Laukati, MARS, bersama jajaran Unit Pendidikan dan Pelatihan yang dikoordinasikan oleh Plt. Asisten Manajer Pelatihan, Ns. Jimmy Kamagi, S.Kep.

Melalui forum ilmiah internasional ini, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jejaring akademik global, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta mendorong penerapan layanan oftalmologi yang inovatif dan berbasis bukti (evidence-based).

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, RSUP Kandou berharap kualitas pelayanan kesehatan mata di Indonesia terus meningkat, sehingga angka kebutaan akibat komplikasi diabetes dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat semakin baik. (FER/ADV)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.