PELNI Permudah Beli Tiket Kapal: Cek Harga, Jadwal dan Check-In Bisa Lewat Aplikasi Mobile
Roifah Dzatu Azmah July 11, 2026 09:44 AM

 

Laporan jurnalis TribunPapuaBarat.com, Fransiskus Irianto Tiwan

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) terus mendorong digitalisasi layanan kepada masyarakat dengan menyosialisasikan penggunaan aplikasi Pelni Mobile kepada calon penumpang di Pelabuhan Manokwari, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Vice President Usaha Angkutan Penumpang Pelni, Presda Simangasing, didampingi Kepala Cabang Pelni Manokwari, Yusuf, serta General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV Cabang Manokwari, Nasib Sihombing.

Vice President Usaha Angkutan Penumpang Pelni, Presda Simangasing, mengatakan sosialisasi dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai layanan digital Pelni yang bertujuan mempermudah pembelian tiket kapal tanpa harus datang ke kantor maupun loket penjualan.

"Pelni sudah beralih ke sistem digital. Tujuan Pelni Mobile adalah mempermudah masyarakat, khususnya yang berada di daerah-daerah jauh dari Kota Manokwari. Dengan aplikasi ini, penumpang cukup menggunakan telepon genggam untuk memesan tiket, tanpa harus datang ke kantor Pelni atau loket," ujarnya.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Manokwari ke Surabaya Juli 2026, Cek Harga dan Jam Berangkat

Menurut Presda, melalui aplikasi Pelni Mobile masyarakat dapat memesan tiket untuk seluruh anggota keluarga sekaligus, melakukan pembayaran secara elektronik, hingga memperoleh tiket digital yang tersimpan di dalam ponsel.

Selain pembelian tiket, aplikasi tersebut juga menyediakan berbagai layanan lainnya, seperti informasi jadwal keberangkatan kapal, tarif angkutan barang, hingga fasilitas check-in secara daring.

"Dengan Pelni Mobile masyarakat tidak hanya bisa membeli tiket. Mereka juga bisa melihat jadwal kapal, mengecek tarif pengiriman barang, melakukan check-in secara online, sehingga tidak perlu lagi membawa tiket kertas saat naik kapal," katanya.

Ia menilai, penggunaan aplikasi tersebut akan membuat proses pelayanan menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien.

Presda juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket jauh sebelum jadwal keberangkatan kapal.

Menurutnya, masih banyak calon penumpang yang baru mencari tiket ketika kapal sudah akan berangkat sehingga berisiko tidak mendapatkan tempat.

"Kebiasaan masyarakat kita masih menunggu kapal sudah mau datang baru membeli tiket. Padahal sebaiknya tiket dibeli jauh-jauh hari agar perjalanan lebih terencana," ujarnya.

Baca juga: Jadwal KMP Terubuk I Juli 2026 Terbaru, Layani Rute Sorong-Arefi hingga Kofiau

Dalam kesempatan itu, Presda mengingatkan masyarakat agar selalu membeli tiket melalui kanal resmi Pelni, baik melalui aplikasi Pelni Mobile maupun saluran penjualan resmi lainnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai praktik penipuan yang mengatasnamakan Pelni dengan menawarkan tiket di luar harga resmi.

"Kalau membeli melalui Pelni Mobile, harga tiket sudah tertera dengan jelas. Kalau ada yang menawarkan harga lebih mahal atau meminta transfer ke rekening pribadi, masyarakat harus waspada karena itu bukan dari Pelni," tegasnya.

Presda juga meminta calon penumpang menggunakan identitas asli saat membeli tiket karena data tersebut berkaitan dengan perlindungan asuransi selama perjalanan.

"Jangan menggunakan identitas orang lain saat membeli tiket. Identitas penumpang sangat penting untuk keperluan administrasi maupun perlindungan asuransi apabila terjadi sesuatu selama perjalanan," katanya.

Selain memperkenalkan Pelni Mobile, Presda turut mengingatkan masyarakat mengenai program diskon tarif tiket kapal sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah.

Program tersebut berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026, dengan kuota anggaran yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila kuota subsidi telah habis sebelum masa program berakhir, maka tarif tiket akan kembali normal.

Ia menambahkan, pemerintah juga telah merencanakan pemberian diskon tarif kapal sebesar 30 persen pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 sebagai upaya mendorong mobilitas masyarakat menggunakan transportasi laut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.