Asian Infrastructure Investment Bank Siap Dukung Pendanaan MIP, Fokus Kembangkan Sektor Perikanan
Mesya Marasabessy July 11, 2026 10:52 AM

TRIBUNAMBON.COM - Rencana pengembangan Maluku Integrated Port (MIP) sebagai kawasan perikanan dan logistik terpadu di Provinsi Maluku terus mendapat dukungan internasional.

Hal ini dibuktikan dengan, dilakukan audiens antara Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, didampingi oleh Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa bersama Senior Investment Officer Public Sector Clients Departement Regional 1 dari Asia Infrastructure Investmen Bank  Niraja Shukla bertempat di ruang rapat Gubernur, Jumat (10/7/2026).

Setelah mendapat dukungan dari World Bank , kini Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) menyatakan ketertarikannya untuk berkontribusi dalam pendanaan proyek strategis tersebut, khususnya pada pengembangan sektor perikanan.

Perwakilan AIIB saat ini berada di Maluku untuk meninjau langsung kesiapan proyek. Dari hasil kunjungan lapangan dan pembahasan awal, AIIB menegaskan minatnya untuk mendukung pembangunan yang berkaitan dengan sektor perikanan, bukan pada aspek logistik maupun infrastruktur lainnya.

"Mereka bersedia turut berkontribusi mendanai proyek tersebut bersama World Bank. Ketertarikan mereka secara khusus berada pada sektor perikanan," ungkap Lailossa.

Baca juga: Spanyol Tumbangkan Belgia, Konvoi Kemenangan Pendukung Pecah Sepinya Jalanan Kota Masohi 

Baca juga: Beda Level, Kalian Pulang Kami Semifinal! Poster Satir Suporter Spanyol saat Konvoi di JMP Ambon

Sebagai tindak lanjut, delegasi AIIB telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku.

Pembahasan teknis bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah dilaksanakan sebelumnya, sementara pertemuan dengan Gubernur Maluku dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas arah kerja sama dan dukungan investasi.

Masuknya AIIB sebagai calon mitra pendanaan memperkuat optimisme terhadap percepatan realisasi MIPP.

Kehadiran dua lembaga keuangan internasional, yakni World Bank dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), diharapkan menjadi katalis pembangunan sektor kelautan dan perikanan Maluku, sekaligus memperkuat posisi provinsi ini sebagai salah satu pusat industri perikanan nasional, demikian kata Lailossa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.