Spanyol Tumbangkan Belgia, Konvoi Kemenangan Pendukung Pecah Sepinya Jalanan Kota Masohi 
Mesya Marasabessy July 11, 2026 10:52 AM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎‎MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Kemenangan Tim Nasional (Timnas) Spanyol atas Belgia dengan skor 2-1 di babak seperempat final Piala Dunia 2026 disambut gembira oleh pendukung La Furia Roja di Kota Masohi, Maluku Tengah.

‎Laga Spanyol versus Belgia yang disiarkan pada Sabtu (11/7/2026) dini hari berhasil menyedot perhatian ratusan pendukung.

‎Alhasil, usai pertandingan para pendukung Timnas Spanyol konvoi memecahkan sepinya jalanan utama di Kota Masohi pada pagi hari.

‎Pendukung menggunakan kendaraan roda dua hingga roda empat konvoi mengitari Kota Masohi. 

‎Bendera Spanyol berbagai ukuran turut meramaikan konvoi. Bunyi klakson kendaraan tak terhindari sepanjang jalan.

‎Walau berlangsung kurang dari satu jam, personil kepolisian nampak sigap menjaga tertibnya lalu lintas di Kota Masohi.

‎Kemenangan Timnas Spanyol ini sebagai langkah pasti La Furia Roja mengamankan posisi di laga semi final FIFA World Cup 2026.

Baca juga: Beda Level, Kalian Pulang Kami Semifinal! Poster Satir Suporter Spanyol saat Konvoi di JMP Ambon

Baca juga: PLN Komitmen Dukung Keandalan Listrik Ground Breaking Blok Masela

‎Hal itu juga telah diprediksi oleh pendukung La Furia Roja, Yosi, ia optimis dan memastikan kemenangan berada di pihak Timnas Spanyol.

‎"Besok pagi jang lupa liput Spanyol pawai ee," ujar Yosi dengan optimis memastikan kemenangan Spanyol.

‎Menurutnya, permainan Spanyol berbeda dengan lainnya, dimana akan menang di waktu normal tanpa extra time.

‎"Besok ini jam 6 selesai (menang), tanpa tambahan waktu," tukasnya.

‎Ekspresi kemenangan oleh para pendukung menandai sportifitas yang tinggi dan kecintaan masyarakat Maluku Tengah khususnya di Kota Masohi terhadap dunia sepak bola.

‎Bahkan, suasana konvoi kemenangan sering menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyatukan masyarakat dari yang tidak kenal menjadi saling kenal.

‎Hal itu terlihat dari para pendukung yang heterogen, laki-laki, perempuan, anak muda, orang tua, pegawai pemerintah, pegawai swasta dan lainnya.

‎Euforia Piala Dunia seakan menjadi lebaran per empat tahun bagi masyarakat. Mereka bahkan tak tanggung-tanggung merogoh kocek untuk membeli atribut Timnas kecintaan mereka. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.