RANS Masuk Bursa Efek, Nagita Slavina Tanggapi Isu Pencucian Uang
Tita Rumondor July 11, 2026 09:44 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- RANS Entertainment, perusahaan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026).

Melalui pencatatan tersebut, emiten berkode RANS kini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki saham perusahaan.

Menjelang proses IPO, RANS sempat ramai diperbincangkan di media sosial akibat beredarnya rumor yang menuding perusahaan terlibat dalam praktik pencucian uang.

Menanggapi isu tersebut, Nagita Slavina menepis tudingan yang beredar.

Menurutnya, status sebagai perusahaan terbuka justru menuntut RANS menjalankan prinsip keterbukaan dan transparansi.

Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai pencucian uang tidak didukung fakta yang dapat dibuktikan.

"Kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumor yang ada daripada faktanya yang ada," kata Darwin di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Curhat Ruben Onsu soal Perlakuan Sarwendah, Mengaku Kerap Dihina di Depan Anak-anaknya

Darwin menjelaskan bahwa langkah RANS menuju IPO telah dipersiapkan sejak 2021.

Salah satu tahap pentingnya adalah masuknya investasi dari Emtek senilai sekitar Rp248 miliar.

Sementara itu, Nagita Slavina yang menjabat sebagai Direktur Utama RANS mengatakan penjelasan yang disampaikan dewan komisaris menjadi rujukan yang lebih kredibel dalam meluruskan berbagai asumsi yang berkembang di tengah masyarakat.

"Terima kasih atas klarifikasinya, karena saya rasa kalau itu datangnya dari saya dan Raffi mungkin rasanya kurang elok, karena bisa dianggap kurang objektif. Tapi rasanya kalau dari Pak Cyril harusnya lebih membuka mata sebenarnya apa yang terjadi," ungkap Nagita pada kesempatan sama.

Momen pencatatan saham perdana (IPO) RANS Entertainment diwarnai haru.

Nagita Slavina tampak tak mampu membendung air mata saat menyaksikan perusahaan yang dibangunnya bersama Raffi Ahmad resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.

Tangis tersebut muncul ketika Nagita mengenang perjalanan awal dirinya dan Raffi yang hanya memulai dengan membuat konten keluarga di platform YouTube.

Ia mengaku tidak pernah membayangkan bahwa perjalanan dari sebuah kanal YouTube itu pada akhirnya mengantarkan RANS menjadi perusahaan publik, sehingga sahamnya kini dapat dimiliki oleh masyarakat luas.

"Perjalanan Rans dimulai dari sesuatu yang sederhana, sebuah kamera, sebuah keluarga, dan keinginan untuk berbagi cerita," ungkap Nagita dengan suara bergetar.

"Saat itu kami tak pernah membayangkan bahwa perjalanan sederhana tersebut suatu hari akan membawa kami berdiri di hadapan bapak ibu sekalian hari ini," lanjutnya.

Air mata Nagita Slavina beberapa kali kembali mengalir sepanjang prosesi IPO RANS Entertainment. Bahkan, suaranya sempat terdengar bergetar menahan haru.

Menurut Nagita, perjalanan RANS yang berawal dari aktivitas membuat konten hingga berkembang menjadi perusahaan sebesar sekarang menjadi bukti bahwa industri kreatif memiliki potensi besar dan layak diperhitungkan.

Perempuan yang telah dikaruniai tiga anak itu juga menekankan bahwa RANS bukan hanya bisnis yang dibangun oleh keluarganya semata.

Di balik pencapaian tersebut, kata Nagita, terdapat proses panjang, kerja keras, serta dukungan dari banyak pihak yang turut mengantarkan RANS hingga mencapai tahap sebagai perusahaan terbuka.

"Karena itu hari ini bukan hanya milik saya dan Raffi Ahmad dan bukan keluarga saya, tapi hari ini juga milik kreator Indonesia," ujar Nagita.

"Hari ini adalah bukti nyata ide karya ketulusan para kreator Indonesia ini memuliki nilai yang diakui secara nasional di panggung ekonomi nasional," lanjutnya.

Saham RANS Langsung ARA di Hari Listing

RANS IPO - Pencatatan Saham Perdana PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani)

Perdagangan saham Indonesia dibuka pukul 09.00 WIB.

Sebagaimana melansir dari Tribunnews, harga saham RANS langsung melesat ke angka Rp228 per lembar bahkan hingga penutupan perdagangan di pukul 16.00 WIB.

Saat IPO, RANS menawarkan harga perdana kepada publik sebesar Rp170 per lembar. 

Di hari pertama listing ini, saham RANS langsung terkena Auto Reject Atas (ARA) dengan lonjakan sebesar +34,12 persen.

Dalam aksi korporasi ini, RANS melepas sekitar 20,02 % sahamnya ke publik sebagai free float.

Sempat diragukan, namun sentimen negatif tersebut hari ini terbantahkan. 

Dilihat dari broker summary, sekuritas MG menjadi pembeli terbanyak dengan valuasi total sekitar Rp1,7 miliar membeli di harga Rp228.

Sementara itu yang jual kebanyakan dari XL yang sering dianggap sebagai sekuritas mayoritas dipakai masyarakat dengan menjual total valuasi sekitar Rp923 juta. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.