Clinton Morrison: Djed Spence Harus Dimainkan Melawan Norwegia, Kunci Inggris untuk Hentikan Erling Haaland
Dewi Rahayu July 11, 2026 12:43 PM

Clinton Morrison menyoroti kemenangan dramatis Inggris atas Meksiko, menganalisis ancaman yang akan dihadirkan Norwegia di perempat final, serta membahas potensi kontribusi Bruno Guimaraes dan Andrey Santos bagi Arsenal dan Manchester United.

Tempat terbaik untuk memulai pekan ini tentu saja adalah kemenangan Inggris di babak 16 besar atas Meksiko, yang merupakan penampilan luar biasa. Menurut saya, mereka tampil kelas satu dalam mengelola tekanan pertandingan, dan semua pemain pengganti yang masuk memberikan dampak nyata.

Mereka bertahan mati-matian setelah bermain dengan 10 orang, dan itu merupakan performa terbaik mereka di Piala Dunia sejauh ini, menjelang ujian berat melawan Norwegia.

Melihat apa yang dilakukan Norwegia saat menghadapi Brasil, Inggris harus tampil sangat efisien. Saya pikir mereka bisa dieksploitasi di lini belakang, tetapi lini tengah, sayap, dan lini depan mereka bisa menimbulkan banyak masalah.

Stale Solbakken memiliki banyak opsi bagus di skuadnya, dan hal itu terlihat saat menghadapi Brasil ketika ia menarik keluar Antonio Nusa dan Alexander Sorloth, lalu memasukkan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup.

Tak bisa juga mengabaikan Martin Odegaard, yang tampil gemilang melawan Brasil. Declan Rice dan Elliot Anderson harus menempel ketat padanya dan memastikan dia tidak bisa mendikte permainan pada hari Sabtu nanti.

Erling Haaland juga luar biasa dalam laga itu, dan menghentikannya akan menjadi hal yang sangat krusial jika Inggris ingin menang. Itu akan menjadi tugas bagi Marc Guehi dan Ezri Konsa, sementara posisi bek sayap juga akan sangat penting, mengingat Reece James masih diragukan tampil dan Jarrell Quansah sedang menjalani skorsing.

Banyak sorotan yang akan tertuju pada Djed Spence, yang tampil sangat baik ketika masuk sebagai bek kiri melawan Meksiko. Ia berhasil menghentikan umpan silang berbahaya yang sebelumnya menjadi masalah besar bagi Inggris, dan saya memperkirakan dia akan menjadi starter di posisi bek kanan pada Sabtu nanti.

Beralih dari tim Inggris, ada banyak perbincangan terkait keputusan pembatalan kartu merah Folarin Balogun. Hal ini sudah banyak dibahas dan menurut saya, orang-orang tidak perlu terlalu memperkeruh situasi tersebut.

Saya juga melihat bahwa Prancis telah meminta FIFA untuk membatalkan kartu kuning Michael Olise, meskipun dia tidak terkena skorsing, karena satu kartu kuning lagi akan membuatnya absen di laga berikutnya.

Permintaan itu ditolak, dan kini banyak tim lain yang mungkin akan meminta perlakuan serupa. Inggris bahkan sempat mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas kartu merah Quansah, meski menurut saya keputusan itu memang sudah tepat. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa FIFA menangani kasus Balogun dengan cara yang buruk.

Di sisi positif, banyak pemain muda yang tampil memukau di Piala Dunia kali ini. Ayyoub Bouaddi dari Maroko adalah pemain luar biasa, dan Gilberto Mora juga tampil sangat mengesankan di lini tengah Meksiko, padahal usianya baru 17 tahun.

Antonio Nusa dari Norwegia juga menjalani turnamen yang luar biasa, dan Inggris harus waspada terhadapnya. Ia pemain yang sulit diprediksi, selalu ingin menantang bek lawan, dan Anda tidak pernah tahu ke arah mana dia akan bergerak.

Pemain lain yang mungkin kurang mendapat perhatian adalah Pau Cubarsi dari Spanyol, yang tampil luar biasa berduet dengan Aymeric Laporte di jantung pertahanan. Jika Anda berusia 19 tahun dan bermain untuk Barcelona, jelas Anda pemain dengan kualitas tinggi.

Berbicara tentang kabar transfer, banyak rumor yang menyebutkan bahwa Bruno Guimaraes bisa bergabung dengan Arsenal. Saya cukup terkejut, karena tidak pernah membayangkan dia akan meninggalkan Newcastle. Namun, jika dia sudah menyampaikan keinginan untuk pergi, kita tahu biasanya apa yang akan terjadi. Hal yang sama terjadi pada Alexander Isak, yang akhirnya pindah ke Liverpool.

Jika transfer itu terjadi, itu akan menjadi perekrutan luar biasa bagi Arsenal. Guimaraes akan meningkatkan kualitas tim. Ia pemain hebat yang selalu ingin menguasai bola dan tidak bersembunyi di bawah tekanan. Meski sempat gagal mengeksekusi penalti melawan Norwegia, saya tetap menilai dia sebagai pemain kelas atas. Duetnya dengan Rice di lini tengah akan sangat menarik. Saya tahu Arsenal juga memiliki Martin Zubimendi, tetapi kombinasi Guimaraes dan Rice bisa menjadi sesuatu yang spesial.

Kabar transfer besar lainnya datang dari Manchester United yang telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk mendatangkan Andrey Santos. Transfer ini cukup mengejutkan, tetapi hal itu bisa dimengerti mengingat mereka gagal mendapatkan beberapa target mahal lainnya.

Santos baru berusia 22 tahun, memiliki kemampuan menguasai bola dengan baik, dan selalu ingin menciptakan peluang. Biaya transfer sebesar £50 juta tidak terlalu mahal di era sekarang. United masih ingin mendatangkan satu gelandang lagi, dan tampaknya Ederson dari Atalanta juga akan segera bergabung.

Mereka melakukan bisnis yang cukup baik musim panas ini, dan akan menarik untuk melihat bagaimana kedua pemain tersebut beradaptasi dan tampil di musim depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.