BANJARMASINPOST.CO.ID - Viral di media sosial, video evakuasi ular piton oleh empat lelaki dari plafon sebuah rumah, Sabtu (11/7/2026).
Video yang diunggah akun Instagram @kalseltoday itu disertai narasi sebagai berikut:
"Pagi-pagi bikin geger! Warga Banjarmasin (Jl. Mesjid Jami) evakuasi ular Piton besar dari plafon rumah. Dua ekor infonya hanyar saikung di dapatnya, saikung lagi masih pencarian." 11/06/2026
Postingan itu ramai dikomentari oleh Warganet pengikut akun tersebut.
Baca juga: Masuk ke Rumah Warga di Kampung Baru Simpang Empat, Ular Piton 2 Meter Dievakuasi Damkar Tanahbumbu
“TIDAK PERNAH SEMERINDING INI,” ucap akun @maurakiel
“sawat diatas kaitu dari mana datangnya lah?” ujar akun @salsa_ayu99.
Sembari menanti informasi terkini kejadian ini, ketahui tanda-tanda ada ular piton yang bersemayam di rumah kita seperti dilansir dari Kompas.com berikut.
1. Suara Misterius di Atas Plafon: Sering terdengar suara gesekan, ketukan lembut, atau desisan lambat.
Jika suara tikus terdengar lincah dan cepat, pergerakan ular biasanya terdengar lebih berat dan lambat, terutama saat suasana sepi di malam hari.
2. Kotoran dan Sisa Kulit: Ular sering meninggalkan kotoran yang bentuknya mirip kotoran burung namun berwarna lebih gelap dengan ujung putih, serta sisa ganti kulit (sisik) yang kering di sela-sela atap.
3. Plafon Melengkung atau Rusak: Karena bobotnya, plafon yang tidak kuat menampung ular (terutama jenis berukuran besar seperti sisa piton) bisa menjadi retak, melengkung, atau bahkan jebol secara tiba-tiba.
4. Hewan Peliharaan Menjadi Gelisah: Jika kucing atau anjing Anda terus-menerus mengendus, menggaruk-garuk dinding, atau terlihat sangat waspada menatap ke arah langit-langit, mereka mungkin mencium bau atau kehadiran ular.
5. Munculnya Bau Menyengat: Kehadiran ular di area yang tertutup dan lembap seringkali menimbulkan bau tidak sedap atau amis yang khas.
1. Adanya Sumber Makanan: Jika rumah Anda memiliki masalah hama seperti tikus atau curut, ular akan datang untuk memburu mangsanya.
2. Tempat Persembunyian yang Nyaman: Tumpukan barang, gudang yang lembap, taman yang rimbun, dan celah di bawah fondasi atau atap adalah tempat favorit bagi ular untuk bersembunyi dari predator dan manusia.
3. Suhu Lingkungan: Ular adalah hewan berdarah dingin. Mereka masuk ke area seperti kamar mandi, di bawah kulkas, atau di balik mesin cuci untuk mencari kehangatan atau tempat yang sejuk.
4. Adanya Celah atau Lubang: Ular dapat menyelinap melalui lubang ventilasi terbuka, saluran air, atau celah pada pintu dan retakan dinding.
Untuk penanganan lebih lanjut dan pencegahan, Anda dapat mengikuti panduan dari otoritas atau pemadam kebakaran setempat.
Jangan panik dan buat jarak: Berjalanlah perlahan menjauhi ular dan awasi pergerakannya.
Giring ke luar: Jika ular terlihat di area terbuka, giring perlahan keluar menggunakan sapu atau tongkat panjang.
Anda juga bisa menutupinya dengan ember dan menyelipkan karton di bawahnya untuk memindahkan ular.
Tutup ruangan: Tutup pintu ruangan tempat ular berada agar tidak masuk ke perabotan lain, lalu biarkan pintu luar terbuka agar ia bisa pergi.
Panggil Bantuan ProfesionalJika ular berukuran besar, atau Anda curiga ular tersebut adalah jenis berbisa, jangan pernah menangkapnya sendiri dengan tangan kosong.
Hubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) setempat atau layanan pest control profesional untuk evakuasi yang aman.
(Banjarmasinpost.co.id)