Tinggalkan Surat Wasiat, Pria di Sematang Borang Palembang Nekat Akhiri Hidup Diduga Gegara Utang
Odi Aria July 11, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Polisi menemukan satu lembar surat wasiat di saku celana seorang pria berinisial DP (51), warga Jalan Sunarna, Lorong Keluarga, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, yang ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026) pagi.

Temuan surat wasiat tersebut menjadi salah satu barang yang diamankan petugas setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam wasiatnya, korban menuliskan bahwa aksi gantung diri yang dia lakukan merupakan kehendaknya sendiri bukan paksaan dari orang lain.

Di dalam surat tersebut, dia meminta kepada keluargnya untuk melunasi hutang kepada beberapa orang dengan nominal puluhan ribu.

"Untuk anak istriku sayang aku melakukan ini karena kemauanku sendiri tanpa paksaan orang lain. Tolong lunasi hutangku," isi surat wasiat tersebut.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Andi saat melintas di depan rumah korban sekitar pukul 06.30 WIB.

"Saya tadi sedang melintas di depan rumah korban. Saya melihat korban sudah dalam kondisi meninggal, lalu langsung memberi tahu istri korban, warga sekitar, ketua RT, dan melapor ke polisi," ujar Andi kepada petugas.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sako bersama petugas Satreskrim, SPKT, dan Tim Inafis Polrestabes Palembang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Usai proses evakuasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang milik korban. Dari saku celana korban ditemukan satu lembar surat wasiat.

Kanit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Fadli, membenarkan adanya penemuan surat tersebut saat proses penanganan di lokasi.

"Dari laporan tersebut, personel Polsek Sako bersama Reskrim, Inafis, dan SPKT Polrestabes Palembang langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, dan meminta keterangan para saksi," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga juga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.