Tribunlampung.co.id - Kecelakaan maut melibatkan sebuah truk Mitsubishi Fuso dan sepeda motor Yamaha MX King terjadi di Jalan Raya Dusun Simpang Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 05.28 WIB.
Baca Juga: Becak Putar Balik di Tikungan Picu Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Pantura Kendal
Insiden tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor berinisial KO (23) meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tayan Hulu.
Sementara penumpangnya, YG, mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi KB 8707 DZ yang dikemudikan HS (46), warga Kecamatan Parindu, hendak keluar dari area Rumah Makan Lambok dan berbelok ke kanan menuju Kota Sanggau.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha MX King bernomor polisi KB 6319 DAN yang dikendarai KO dengan membonceng YG.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari hingga sepeda motor menghantam bagian samping truk.
Akibat benturan keras tersebut, KO mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh, di antaranya luka lecet pada telinga kanan, leher, dada, serta patah tulang.
Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.
Sementara itu, YG mengalami luka lecet di telinga kiri, dagu, dan kaki. Korban langsung mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan.
Truk Mitsubishi Fuso mengalami kebocoran pada selang kompresor serta kerusakan pada besi pengaman sisi kiri, sedangkan Yamaha MX King mengalami kerusakan berat pada bagian depan akibat benturan.
Menerima laporan kejadian, personel Polsek Tayan Hulu segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendata para pihak yang terlibat, mengatur arus lalu lintas, serta memulai proses penyelidikan.
Kapolsek Tayan Hulu, IPTU Trisna Mauludi, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat guna memastikan evakuasi korban berjalan lancar dan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur.
"Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, pengamanan barang bukti, hingga pengumpulan keterangan dari para saksi. Seluruh proses penanganan kecelakaan ini masih terus dilakukan guna mengetahui secara utuh penyebab terjadinya peristiwa tersebut," ujarnya.
Kapolsek juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas, terutama saat keluar dari area parkir, rumah makan, maupun akses jalan lingkungan.
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Sikap disiplin, kewaspadaan, dan saling menghormati antar pengguna jalan menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Polsek Tayan Hulu. Polisi masih mendalami seluruh fakta di lapangan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus melengkapi proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sumber: TribunPontianak.co.id