TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Aksi tawuran antarkelompok remaja di Jalan Rawajati Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, memakan korban jiwa.
Seorang pelajar berinisial MFR tewas dalam peristiwa tawuran tersebut setelah terkena sabetan senjata tajam.
"Untuk korban anak dengan inisial MFR. Kerugiannya adalah luka yang mengakibatkan kematian akibat senjata tajam," kata Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Teddy Rohendi, Sabtu (11/7/2026).
Teddy menjelaskan, kejadian bermula saat korban bersama sejumlah temannya sedang meminum kopi di tepi jalan.
Mereka kemudian didatangi oleh kelompok lawan yang mengajak untuk tawuran. Para pelaku tawuran lalu berkumpul di Jalan Rawajati Timur yang sebelumnya telah disepakati.
Sesamapainya di lokasi, kedua kelompok langsung mengambil posisi dan saling serang menggunakan senjata tajam.
"Selanjutnya, saksi inisial GS melihat anak korban MFR berlari dalam keadaan berlumuran darah dan meninggalkan lokasi dengan menumpang sepeda motor rekannya," ujar Teddy.
Korban sempat dibawa ke RSUD Budhi Asih, Cawang, Jakarta.Timur. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
"Setelah dibawa ke RSUD Budi Asih, Jakarta Timur, anak korban MFR sudah dalam keadaan meninggal dunia, dibuktikan dengan hasil visum," ungkap Kanit Ranmor.
Dalam kasus ini, Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap dan menetapkan empat orang sebagai tersangka.
Tiga di antaranya masih berstatus anak di bawah umur berinisial APK, AFF, dan RSR.
"Serta tersangka ada satu (dewasa) atas nama DNP," ujar Teddy.
Baca juga: Wali Kota di Jakarta Dapat Instruksi Baru dari Gubernur Pramono, Turun Langsung Redam Tawuran
Baca juga: Cara Baru Pramono Cegah Tawuran di Jakarta: Siapkan Ring Tinju hingga Lapangan Sepak Bola
Baca juga: Cengkareng Mencekam Dini Hari, Polisi Bubarkan Tawuran dan Tangkap 3 Remaja Diduga Bawa Sinte