TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kecerobohan penumpang saat turun dari kereta masih kerap terjadi. Selama periode Januari hingga Juni 2026, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatat 80 unit handphone milik pelanggan tertinggal di dalam kereta maupun area stasiun.
Handphone menjadi salah satu barang berharga yang paling sering ditemukan petugas, setelah tumbler dan tas.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan secara keseluruhan terdapat 1.289 barang yang tertinggal selama semester pertama 2026 dengan nilai estimasi mencapai sekitar Rp820,3 juta.
Baca juga: Kontingen Pencak Silat UIN Saizu Tampilkan Seni Tunggal IPSI di SeIBa International Festival 2026
Baca juga: Jawa Tengah Targetkan 1.000 Desa Wisata, Sarif Abdillah Tekankan Pentingnya Pendampingan
Selain 80 handphone, petugas juga menemukan 183 tumbler, 160 tas, 74 aksesori, serta 25 paket makanan yang tertinggal di kereta maupun stasiun.
"Begitu ada laporan kehilangan maupun barang ditemukan oleh petugas, informasi tersebut langsung dicatat dalam sistem sehingga memudahkan proses pencarian dan pengembalian kepada pemiliknya," ujar Luqman, Sabtu (11/7/2026).
Ia menjelaskan seluruh barang temuan langsung diamankan melalui sistem Lost and Found KAI.
Barang kemudian didata secara rinci dan akan diserahkan kepada pemilik setelah melalui proses verifikasi.
Luqman mengingatkan pelanggan agar membiasakan memeriksa kembali barang bawaan, terutama handphone, dompet, tas, dan barang berharga lainnya sebelum meninggalkan tempat duduk di kereta maupun ruang tunggu stasiun.
"Kami mengimbau pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan stasiun maupun kereta api," ujarnya.
"Meskipun barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan, KAI tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan membantu mengamankan serta mengembalikan barang-barang yang tertinggal kepada pemiliknya," sambungnya.
KAI juga meminta pelanggan yang kehilangan barang segera melapor kepada petugas stasiun, Polsuska, kondektur, atau Customer Service agar proses pencarian dapat segera dilakukan. (Rad)