'Kami sudah dua kali mengalahkan mereka!' - Spanyol tidak gentar hadapi Prancis saat Lamine Yamal menepis kritik soal rekor gol di Piala Dunia menjelang laga semifinal
Budi Santoso July 11, 2026 10:27 PM

Lamine Yamal menegaskan bahwa Spanyol tidak memiliki alasan untuk takut menjelang laga semifinal Piala Dunia melawan Prancis, sambil mengingatkan Les Bleus mengenai rekor positif La Roja dalam dua pertemuan terakhir mereka. Winger muda tersebut juga menanggapi santai kritik terhadap catatan golnya, menekankan bahwa kesuksesan tim jauh lebih penting daripada statistik pribadi.

Spanyol alihkan fokus ke Prancis setelah menyingkirkan Belgia

Spanyol memastikan tempat di semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 16 tahun setelah menaklukkan Belgia 2-1 di babak perempat final. Gol dari Mikel Merino dan Fabian Ruiz memastikan kemenangan itu, sementara Yamal dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan.

Bintang Barcelona tersebut langsung mengalihkan fokusnya menuju laga melawan tim asuhan Didier Deschamps. Meskipun Prancis termasuk salah satu favorit juara, Yamal menilai La Roja memiliki alasan kuat untuk percaya diri setelah memenangkan dua pertemuan terakhir melawan Les Bleus.

Yamal tegaskan Spanyol tak punya rasa takut

Berbicara setelah kemenangan atas Belgia, Yamal menegaskan bahwa Spanyol datang ke turnamen ini untuk bersaing di level tertinggi. Ia juga menyoroti rekor positif Spanyol melawan Prancis sebagai sumber motivasi tambahan.

“Kami datang ke semifinal untuk ini, bermain di pertandingan besar dan memenangkannya,” ujar Yamal seperti dikutip oleh Cope. “Sekarang saatnya beristirahat dan memikirkan laga melawan Prancis. Dua kali terakhir kami menghadapi mereka, kami menang. Kami tidak takut.”

Yamal menambahkan: “Ada dua kemungkinan: mereka mencapai tiga final Piala Dunia berturut-turut, atau kami mengalahkan mereka tiga kali. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi kami tidak takut.”

Kesuksesan tim lebih penting dari jumlah gol pribadi

Yamal menepis kritik terhadap minimnya jumlah golnya di turnamen ini, menegaskan bahwa kontribusinya tidak hanya diukur dari torehan gol. Pemain berusia 18 tahun itu juga mengingatkan kembali keberhasilan Spanyol di Euro 2024 sebagai bukti bahwa dampaknya tidak hanya terlihat dari papan skor.

“Jika kami memenangkan Piala Dunia, saya rasa tidak ada yang akan peduli berapa banyak gol yang saya cetak atau tidak,” tegas Yamal. “Jika kami menang, semua orang akan bahagia, dan itu saja yang saya inginkan.”

“Saya tahu dengan pergerakan saya, saya bisa menarik banyak pemain lawan dan menciptakan ruang untuk rekan satu tim. Apa pun yang bisa saya lakukan untuk membantu, bahkan jika saya tidak menyentuh bola dalam satu momen, itu tetap hal positif. Saya pikir semua orang terlalu terobsesi dengan mencetak gol, padahal kami menjuarai Kejuaraan Eropa hanya dengan saya mencetak satu gol.”

Ujian semifinal menanti

Spanyol kini bersiap menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia dengan tiket final sebagai taruhannya. Yamal dan rekan-rekannya akan berusaha memperpanjang rekor kemenangan atas Les Bleus dan membuktikan kepercayaan diri mereka dengan melangkah ke partai puncak turnamen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.