TRIBUN-TIMUR.COM – Semangat pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif menjadi sorotan utama dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Trans Studio Mall (TSM), Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam event berskala nasional ini, Provinsi Maluku menunjukkan antusiasme tinggi dengan memboyong berbagai produk kriya unggulan yang merepresentasikan kekayaan dari 9 kabupaten/kota di wilayahnya.
Pengelola Dekranasda Maluku, Ruslan Kamir, mengungkapkan bahwa keikutsertaan ini merupakan momentum penting untuk mengenalkan potensi lokal ke panggung yang lebih luas.
"Kami dari Provinsi Maluku sangat antusias mengikuti semua event, apalagi yang menyangkut mempromosikan produk-produk daerah kami. Di Provinsi Maluku sendiri ada 9 kabupaten/kota, jadi kami menampilkan ragam keunikan dari tiap daerah," ujar Ruslan saat ditemui di lokasi pameran.
Di antara produk yang dipamerkan meliputi kain tenun ikat dan anyaman khas Kepulauan Tanimbar, minyak kayu putih asli dari Pulau Buru dan Seram Bagian Barat, hingga kerajinan batik khas Maluku Tengah dan Maluku Tenggara.
Ruslan menambahkan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius pada keberlangsungan UMKM melalui legalitas usaha.
"Perhatian pemerintah untuk semua UMKM di Maluku itu nyata, salah satunya melalui pembinaan dengan membuat izin resmi agar produk mereka bisa dipasarkan ke luar daerah," jelasnya.
Senada dengan hal itu, Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa, menegaskan bahwa partisipasi ini adalah bentuk komitmen nyata dalam memperluas akses pasar bagi pelaku IKM dan UMKM.
Melalui kehadiran Booth Istana Mini Banda, Ny. Maya Baby Lewerissa mengawasi langsung kualitas penyajian produk dan estetika display agar identitas budaya Maluku tersampaikan dengan kuat kepada pengunjung.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku berharap, lewat sinergi kuat antara pemerintah dan pengrajin di ajang HUT Dekranas ini, produk lokal Maluku tidak hanya semakin dikenal di tingkat nasional tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi dan menembus pasar internasional.(*)