TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Masih terbatasnya ketersediaan LPG 3 kilogram di sejumlah pangkalan dikeluhkan masyarakat.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus mencari berbagai cara agar tetap bisa memperoleh gas bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.
Tidak sedikit pula yang memilih menyiapkan tabung cadangan di rumah sebagai langkah antisipasi apabila pasokan kembali sulit diperoleh.
Seorang warga, Ririn (51), mengaku hingga kini masih menghadapi kendala saat hendak membeli LPG 3 kilogram langsung di pangkalan resmi.
Menurutnya, tabung gas bersubsidi sering kali sudah habis atau stok yang tersedia sangat terbatas ketika dirinya datang untuk membeli.
Meski demikian, Ririn mengaku masih dapat memenuhi kebutuhan keluarganya berkat bantuan warung milik tetangga yang juga menjual LPG 3 kilogram.
• Ratusan Warga Serbu Pangan Murah di Gerakan Indonesia Asri Sekadau, 7,2 Ton Beras Disiapkan
Ia mengatakan tetap harus bersabar menunggu pasokan baru datang sebelum akhirnya bisa memperoleh tabung gas yang dibutuhkan.
"Kalau saya beli langsung ke pangkalan memang cukup susah mendapatkannya. Untung masih ada warung tetangga yang menjual gas. Memang harus menunggu pasokan datang terlebih dahulu, tetapi saya masih kebagian," ujar Ririn saat ditemui, Sabtu 11 Juli 2026.
Belajar dari pengalaman tersebut, Ririn kini memilih menyimpan dua tabung LPG 3 kilogram di rumah.
Menurutnya, langkah itu menjadi solusi sederhana agar aktivitas memasak tidak terganggu ketika salah satu tabung habis, sehingga masih tersedia cadangan yang dapat digunakan sambil menunggu pembelian berikutnya.
"Sekarang saya sengaja menyediakan dua tabung di rumah. Jadi kalau satu tabung habis, masih ada satu lagi sebagai cadangan untuk kebutuhan memasak sehari-hari," katanya.
Ririn berharap pemerintah bersama instansi terkait dapat memastikan distribusi LPG 3 kilogram berjalan lebih lancar sehingga stok di pangkalan selalu tersedia dan mudah diakses masyarakat.
Ia menilai kepastian pasokan sangat penting mengingat gas bersubsidi menjadi kebutuhan pokok bagi banyak keluarga untuk memasak setiap hari.
• Wali Murid Berharap MPLS SMPN 3 Pontianak 2026 Berjalan Lancar, Siswa Cepat Beradaptasi
Selain ketersediaan stok, ia juga berharap harga LPG 3 kilogram tetap stabil dan sesuai ketentuan sehingga tidak membebani masyarakat, terutama keluarga yang bergantung pada gas bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Harapan saya semoga ke depan stok gas selalu tersedia dan harganya tetap terjangkau, sehingga masyarakat tidak perlu lagi kesulitan mencari LPG untuk kebutuhan sehari-hari," tuturnya.
Gas LPG 3 kilogram masih bisa didapatkan oleh sejumlah warga untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari. Masyarakat mengaku pasokan gas masih tersedia, meski tetap berharap ketersediaan LPG 3 kilogram terus terjaga agar mudah diperoleh.
Salah satunya Siti (45), mengatakan dirinya masih dapat membeli LPG 3 kilogram ketika membutuhkan. Ia biasanya memperoleh gas melalui pangkalan maupun warung di sekitar tempat tinggalnya.
"Sampai sekarang gas masih aman, kalau habis biasanya langsung beli lagi. Memang kadang harus menunggu stok datang, tapi masih bisa dapat," ujar Siti, Sabtu 11 Juli 2026.
Menurutnya, LPG 3 kilogram merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama untuk aktivitas rumah tangga sehari-hari. Karena itu, ia berharap pasokan gas tetap tersedia dan harga tetap terjangkau.
"Semoga stoknya terus ada dan jangan sampai sulit dicari. Yang penting harga juga tetap sesuai dan terjangkau untuk masyarakat," katanya.
Siti juga mengaku menyiapkan satu tabung cadangan di rumah sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keterlambatan pasokan.
"Saya biasanya sediakan cadangan, jadi kalau satu habis masih ada yang bisa digunakan sambil menunggu beli lagi," tuturnya.
(*)