Razia Warung Remang Remang di Sidoarjo Bocor, Keburu Tutup Sebelum Petugas Datang
Wiwit Purwanto July 12, 2026 04:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Razia gabungan di sejumlah kawasan remang-remang dan lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi di Kabupaten Sidoarjo diduga bocor. Saat petugas tiba, sebagian besar warung dan lokasi sasaran telah tutup sehingga aktivitas yang menjadi target tidak ditemukan.

Operasi yang digelar Sabtu (11/7/2026) malam itu menyasar kawasan remang-remang di selatan Pabrik Gula Krembung, lokalisasi Krengseng di Krian, hingga sejumlah tempat karaoke di Desa Lebo.

Meski berlangsung dengan melibatkan aparat gabungan, suasana di beberapa lokasi justru tampak lengang. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi sebelum razia berlangsung sehingga para penghuni maupun pelaku aktivitas ilegal telah lebih dulu meninggalkan lokasi.

Operasi gabungan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.

Sasaran pertama adalah warung-warung remang-remang di Desa Mojoruntut, kawasan selatan Pabrik Gula Krembung yang diduga kerap menjadi lokasi transaksi prostitusi. Namun, petugas tidak menemukan aktivitas maupun penghuni di lokasi tersebut.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Razia Kawasan Tol HK, 49 Cewek Pemandu Lagu Di-skrining HIV dan IMS

Rombongan kemudian bergeser menuju kawasan lokalisasi Krengseng yang berada di belakang sisi timur RSUD Sidoarjo Barat. Kawasan itu selama ini disebut kerap menjadi lokasi prostitusi terselubung dan diduga menjadi tempat praktik perjudian, seperti sabung ayam serta permainan kartu cap jiki.

Saat tiba di lokasi, petugas hanya mendapati deretan warung dalam kondisi gelap. Bilik-bilik yang diduga digunakan untuk praktik prostitusi juga sudah kosong.

Ketika melakukan penyisiran, Wakil Bupati Mimik sempat menemui seorang perempuan yang masih berada di lokasi dan menanyakan alasan seluruh warung telah tutup.

"Saya di sini lagi jualan. Ini tadi tutup karena dapat informasi kalau mau ada razia," ujar perempuan itu.

Enam Pemandu Lagu Diamankan

Karena tidak menemukan aktivitas di dua lokasi sebelumnya, petugas melanjutkan operasi ke kawasan Lebo yang memiliki sejumlah warung dan tempat karaoke yang diduga menyediakan pemandu lagu.

Baca juga: Razia di Rutan Medaeng Libatkan Brimob, Petugas Temukan 2 Ponsel 

Dalam penyisiran di kawasan yang berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) tersebut, petugas mengamankan enam perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu.

Mereka kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Sidoarjo untuk menjalani pendataan serta tes HIV/AIDS.

Selain itu, petugas juga menyita puluhan botol minuman beralkohol dari sejumlah warung dan tempat karaoke yang diperiksa.

Usai operasi, Wakil Bupati Mimik meminta penertiban terus dilakukan. Ia juga menginstruksikan agar bangunan liar di lokasi-lokasi tersebut segera dibongkar, dilanjutkan dengan pembersihan dan pengamanan kawasan agar tidak kembali ditempati.

"Kalau memang berpindah tempat, segera dibersihkan. Begitu terlihat ada aktivitas lagi, langsung ditertibkan,” tegasnya.

Khusus untuk kawasan remang-remang di atas Tanah Kas Desa di Lebo, Mimik meminta pemerintah desa segera melakukan pendataan sekaligus penataan ulang seluruh lapak yang berdiri di atas aset desa.

Terkait dugaan bocornya informasi operasi, Mimik mengakui hal tersebut menjadi catatan penting untuk evaluasi pelaksanaan razia berikutnya.

"Ada tiga titik yang tadi kami datangi, tetapi sudah sepi karena diduga informasinya bocor. Ini menjadi evaluasi ke depan agar operasi berikutnya bisa lebih efektif," jawabnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.