Universitas Terbuka Percepat Transformasi UMKM Lewat Hilirisasi Riset Berbasis SDGs
Abdul Rosid July 12, 2026 05:17 PM

TRIBUNBANTEN.COM - Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program hilirisasi riset dan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang berorientasi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui diseminasi hasil pendampingan UMKM yang telah berlangsung selama tiga tahun, sejak 2023 hingga 2025, di Desa Situ Udik, Kabupaten Bogor.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Baca juga: UT Serang Dorong Potensi Lokal Banten Naik Kelas, Gandeng Pemda, Akademisi hingga Pelaku Usaha

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Nasional Universitas Terbuka, Yudhi Prasetiyo, menjelaskan bahwa hilirisasi riset tidak hanya berfokus pada pengembangan teori akademik, tetapi juga diarahkan untuk memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pelaku UMKM di lapangan.

Hasil evaluasi selama pendampingan menunjukkan masih banyak pelaku usaha yang mengalami kendala dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat.

Kondisi tersebut berdampak pada penetapan harga jual yang kurang optimal dan berpotensi mengurangi daya saing produk.

Selain itu, aspek visual produk juga menjadi tantangan tersendiri. Kemasan dan label yang kurang menarik dinilai membatasi peluang produk UMKM untuk menembus pasar yang lebih luas.

Melalui pendekatan multidisiplin yang melibatkan bidang akuntansi dan manajemen, tim Universitas Terbuka memberikan pendampingan intensif terkait perhitungan struktur biaya usaha, penyusunan HPP yang akurat, hingga pengembangan strategi re-labeling produk agar lebih menarik dan sesuai kebutuhan pasar.

Pendampingan tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah pelaku UMKM binaan kini mampu menghitung biaya produksi secara lebih presisi, menentukan harga jual yang kompetitif, serta meningkatkan nilai tambah produk melalui inovasi kemasan dan identitas merek.

Dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD) yang digelar di Gedung BKUK Universitas Terbuka, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor mengungkapkan besarnya potensi pengembangan sektor usaha mikro di wilayah tersebut.

Berdasarkan Sistem Data Tunggal (SDT) UMKM terbaru, jumlah pelaku usaha mikro di Kabupaten Bogor tercatat mencapai 442.412 unit usaha.

Angka tersebut menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan basis data UMKM terbesar dan paling mutakhir di Provinsi Jawa Barat.

Keberadaan data yang tervalidasi dinilai menjadi modal penting dalam menyusun program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

Data tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam mempercepat transformasi ekonomi berbasis masyarakat.

Universitas Terbuka melihat sinergi dengan pemerintah daerah sebagai langkah strategis untuk memastikan hasil riset dan program pengabdian masyarakat dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Dengan mengintegrasikan hasil pendampingan ke dalam sistem pembinaan UMKM milik pemerintah daerah, produk-produk lokal diharapkan tidak hanya meningkat kualitasnya, tetapi juga memiliki akses yang lebih luas terhadap jaringan kemitraan dan pasar.

Program hilirisasi riset berbasis SDGs yang dijalankan Universitas Terbuka ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi dapat berperan langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, validasi data UMKM, serta pengembangan inovasi produk, transformasi sektor usaha mikro di Kabupaten Bogor diharapkan mampu menciptakan ekonomi yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka yang terlibat dalam program ini terdiri atas Yudhi Prasetiyo, S.E., M.Ak. sebagai ketua tim, dengan anggota Novta Winkey Pradana, S.Ak., M.Acc., Sila Ninin Wisnantiasri, S.E., M.A., Dio Bimo Saputro, S.Ak., M.E., serta Muhammad Adam Sudaryanto, S.E., M.B.A.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.