Kisah Pilu Nenek Sukinem di Lampung Tengah, Alami Kebutaan Berjuang Rawat Dua Anak Lumpuh
soni yuntavia July 12, 2026 05:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Sebuah kisah memilukan datang dari Kampung Cimarias, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah. 

Baca juga: Penyebab Dewi Yull Alami Kebutaan di Mata Kanannya

Nenek Sukinem, seorang lansia di Lampung Tengah yang dahulu menggantungkan hidupnya sebagai penjual jamu keliling, kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah kehilangan penglihatannya. 

Tidak hanya berjuang melawan kebutaan, ia juga harus merawat kedua anak laki-lakinya yang mengalami kelumpuhan total (lumpuh layu).

Kondisi memprihatinkan ini memantik kepedulian dari Bhabinkamtibmas Polsek Bangun Rejo, Polres Lampung Tengah, Aipda Leonardo Kriswanto. 

Ia turun langsung ke kediaman Nenek Sukinem untuk menyalurkan bantuan sembako demi meringankan beban hidup keluarga tersebut.

"Saya menyambangi kediaman Nenek Sukinem di Kampung Cimarias untuk memberikan bantuan sembako. Sejak akhir tahun lalu, tepatnya bulan Desember, beliau mengalami kebutaan total sehingga tidak bisa lagi mencari nafkah dengan berjualan jamu keliling," ujar Aipda Leonardo, Minggu (12/7/2026).

Aipda Leonardo menambahkan, beban yang dipikul Nenek Sukinem kian berat karena di dalam rumah tersebut terdapat dua anak laki-lakinya yang menyandang disabilitas lumpuh layu. 

Namun, di tengah keterbatasan itu, anak keduanya yang bernama Pak Kasdi, masih berupaya membantu sang ibu untuk keperluan domestik.

"Untuk urusan memasak dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari, saat ini dikerjakan oleh anak keduanya, Pak Kasdi,"

"Meskipun kakinya mengalami kelumpuhan, Pak Kasdi masih bisa sedikit beraktivitas dan terkadang menggunakan motor roda tiga untuk belanja ke warung," jelasnya.

Untuk bertahan hidup, keluarga Nenek Sukinem saat ini mengandalkan uluran tangan dari anak-anak dan cucunya yang lain, bantuan sukarela dari masyarakat sekitar, serta bantuan sosial dari pemerintah.

"Alhamdulillah, selain dibantu warga sekitar, pihak aparatur Kampung Cimarias juga rutin menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk membantu menopang kebutuhan mereka," kata Aipda Leonardo.

Aipda Leonardo memastikan bahwa pihak kepolisian, khususnya Polsek Bangun Rejo, akan terus memantau perkembangan kondisi keluarga Nenek Sukinem.

"Beberapa hari ke depan saya akan kembali lagi ke sini untuk memastikan kondisi kesehatan serta kecukupan logistik Nenek Sukinem dan anak-anaknya," pungkasnya.

 (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)




 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.