Di antaranya ada Persela lengkapi kuota pemain asing.
Selanjutnya ada Persebaya targetkan gelar juara.
Hingga Arema FC perkuat lini belakang.
Berikut selengkapnya:
Jelang musim baru, Persela terus berburu pemain baru.
Persela Lamongan resmi mengumumkan perekrutan penyerang asal Brasil, Juninho Cabral, sebagai pemain asing terakhir yang melengkapi skuad Laskar Joko Tingkir untuk menghadapi Championship 2026/2027.
Juninho dikontrak selama satu musim dengan opsi perpanjangan untuk musim berikutnya apabila mampu memenuhi target yang ditetapkan manajemen Persela.
Kehadiran Juninho Cabral membuat komposisi pemain asing Persela semakin lengkap. Ia akan bahu-membahu bersama dua kompatriotnya asal Brasil, yakni Danie Goncalves dan Caique Souza.
Pengalaman dua musim berkiprah di kasta kedua sepak bola Indonesia diyakini akan memudahkan proses adaptasi Cabral bersama Persela.
Sebelumnya, ia memperkuat PSMS Medan pada Championship 2024/2025 sebelum berseragam Sumsel United pada musim 2025/2026.
Baca juga: Hadapi Musim Baru, Persela Rekrut Muhammad Syukron, Bakal Perkokoh Lini Belakang Laskar Joko Tingkir
Cabral juga sudah memiliki kedekatan dengan Caique Souza. Keduanya pernah bermain bersama saat memperkuat klub Malta, S.K. Victoria Wanderers FC, pada musim 2023/2024.
"Saya sangat bersemangat menghadapi musim mendatang ini," kata Juninho Cabral, Sabtu (11/7/2026).
Juninho datang ke Lamongan dengan modal performa yang cukup impresif. Bersama Sumsel United pada musim lalu, ia sukses mencetak 14 gol.
Sementara saat membela PSMS Medan di Championship 2024/2025, penyerang asal Brasil tersebut mengoleksi 15 gol dan dua assist dari 22 pertandingan.
Produktivitas itu menjadi modal berharga bagi Persela yang menargetkan hasil maksimal pada Championship 2026/2027.
Juninho pun optimistis mampu memberikan kontribusi besar untuk membawa Laskar Joko Tingkir kembali ke level yang diharapkan para pendukungnya.
"Saya sangat yakin kita akan menjalani musim yang hebat. Mari kita bawa Persela ke tempat yang semestinya," ujarnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com
Musim 2026-2027 Persebaya memasang target juara.
Oleh karena itu, Francisco Rivera, gelandang asing Persebaya mengaku siap bekerja keras untuk memenuhi target tim musim ini (2026/2027) meraih gelar juara.
Gelar juara menjadi kado terindah sebelum Persebaya merayakan hari jadi ke-100 pada 2027 mendatang.
"Kami tahu bermain di Persebaya selalu memiliki ekspektasi yang tinggi, kami semua pemain tahu tanggung jawab bermain di sini," kata Rivera pada media termasuk surya.co.id di Stadion GBT.
Belajar dari musim lalu, pemain asal Meksiko itu menilai Persebaya harus bisa tampil konsisten sejak awal musim.
Musim lalu, Persebaya hanya menang empat laga dari total 15 laga pertama.
Baca juga: Cara Persebaya Kenang Jasa Andie Peci, Kenakan Pita Hitam hingga Film Pendek Diputar di GBT
Beruntung, setelahnya diputaran kedua bisa bangkit pasca kedatangan Bernardo Tavares, hingga akhirnya Persebaya finish peringkat empat klasemen akhir di bawah Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta.
"Saya akan melakukan yang terbaik untuk tim, mencoba memberikan assist dan mencetak gol untuk memenangkan tiga poin," tambahnya.
Rivera menjadi motor permainan Persebaya musim lalu, pemain berusia 31 tahun itu berhasil mencetak 13 gol dan 10 assist dari 30 pertandingan.
Namun, musim ini Rivera menegaskan tidak lagi mengejar catatan pribadi. Baginya, mencapai target tim meraih gelar juara menjadi tujuan utama.
"Filosofi musim ini adalah tim akan menang, saya tidak peduli siapa yang akan mencetak gol, siapa yang akan memberikan assist, yang terpenting adalah meraih tiga poin," kata Rivera secara tegas.
"Target kami juara, tapi kami harus fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," pungkas Rivera.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com
Bek anyar Arema FC, Diego Luiz Landis, mengungkapkan peran penting rekan senegaranya, Gabriel Silva atau Gabi, dalam proses kepindahannya berkarir ke Indonesia untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Sebelum menerima tawaran bergabung dengan Arema FC, pemain asal Brasil tersebut mengaku menjalin komunikasi intensif dengan Gabi untuk mencari informasi mengenai klub berjuluk Singo Edan dan atmosfer sepak bola Indonesia.
Kedekatan dengan Gabi menjadi salah satu faktor yang membuat Landis semakin yakin untuk mengambil keputusan besar dalam kariernya bersama keluarganya.
Apalagi Gabi merupakan rekan satu tim Diego Landis saat masih berseragam Terangganu FC, klub dari Liga Super Malaysia.
"Saya selalu berkomunikasi dengan Gabi dan mencari tahu tentang Arema,"
"Disitu saya mulai mengikuti Arema dan melihat beberapa pertandingan terakhir mereka pada musim lalu," kata Landis.
Baca juga: Cara Marcos Santos Cari Pemain Asing untuk Arema FC, Blusukan sampai ke Brasil
Ia menambahkan, bahwa rekomendasi dan cerita positif dari Gabi ikut memperkuat keyakinannya untuk bergabung dengan klub berjulukan Singo Edan tersebut.
Informasi mengenai nama besar Arema FC, loyalitas Aremania, hingga ambisi klub di kompetisi Indonesia menjadi bekal yang diterima Landis sebelum bertolak ke Malang.
Kehadiran Gabi di skuad Arema FC juga diyakini akan memudahkan proses adaptasi Landis.
Selain sama-sama berasal dari Brasil, keduanya memiliki kedekatan yang membuat komunikasi di dalam maupun luar lapangan menjadi lebih mudah.
"Saya rasa sepak bola Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Itu bagus bagi saya dan pemain,"
"Tentu saya senang dengan keputusan yang saya ambil ini untuk memilih bergabung dengan Arema," ungkapnya.
Pemain berpostur jangkung itu sudah tak sabar untuk membela Arema FC dan membantu memperbaiki performanya di musim kompetisi 2026-2027.
Di usianya yang masih 28 tahun atau usia emas sebagai pemain sepak bola, kehadiran Diego Landis diharapkan oleh Manajemen Arema FC dapat memperkuat barisan lini pertahanan.
"Tentu saya siap untuk bantu Arema di posisi apa pun, termasuk di posisi bek tengah. Serta menjalankan instruksi dari pelatih," tandasnya