Akhir Pekan Seru di Nara Kupu Village Depok, Berwisata Sambil Belajar Menanam Hidroponik 
Feryanto Hadi July 12, 2026 05:33 PM

 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 


WARTAKOTALIVE.COM, SAWANGAN - Bagi Anda yang ingin menikmati akhir pekan bersama keluarga, datang ke Nara Kupu Village Depok bisa menjadi opsi pilihan menarik. 

Terletak di Jalan Garuda 4, RT 01/08, Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, tempat ini menyuguhkan destinasi agrowisata edukatif (edu-farm) seluas 3 hektar.

Saat memasuki area Nara Kupu Village, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan hijau nan asri.

Tak hanya itu, perkebunan organik dan hidroponik lengkap dengan tanaman sayuran seperti selada, bayam, dan pakcoy tampak subur.

Di sisi lain, terdapat kandang belasan ekor rusa tutul yang jinak, serta melihat angsa, bebek, dan ayam kampung petelur.

Pengunjung dapat memberi makan hewan-hewan tersebut secara langsung dan pakan bisa dibeli di lokasi.

Masuk ke area Nara Kupu Village Depok gratis, namun terdapat biaya untuk paket memberi makan rusa dari luar Rp15.000, masuk ke dalam kandang Rp50.000, dan edukasi agrowisata mulai Rp650.000 untuk kelompok 5 orang.

Nara Kupu Village buka setiap hari pukul 06.00 - 17.00 WIB, namun sebelum berkunjung disarankan untuk reservasi terlebih dahulu.

Edukasi Hidroponik

Pada Minggu (12/7/2026) misalnya, sekelompok ibu-ibu tampak menggelar senam sehat dan edukasi hidroponik di Nara Kupu Village.

Mereka terjun langsung, bagaimana cara menyemai benih sayuran hingga menanamnya menggunakan sistem hidroponik.

Rupanya, kegiatan ibu-ibu itu difasilitasi langsung oleh Klinik KJP Nara berkolaborasi dengan Nara Kupu Village.

Manager Nara Kupu Village, Yosep Permana, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan menjadikan kawasan tersebut bukan sekadar destinasi wisata edukasi, melainkan juga wadah bagi masyarakat untuk mendalami pola hidup sehat, ketahanan pangan, serta kepedulian lingkungan.

"Kami ingin Nara Kupu Village tidak hanya menjadi tempat wisata edukasi, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, ketahanan pangan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” kata Yosep.

​Senada dengan hal itu, Asisten Manager KJP Nara, Fransica Kristina, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah promotif dan preventif demi mendongkrak kualitas kesehatan publik. 

Menurutnya, kesehatan yang optimal tidak hanya bersumber dari layanan medis, tetapi juga ditopang oleh aktivitas fisik, edukasi, dan lingkungan yang kondusif. 

Melalui sinergi ini, masyarakat diharapkan lebih termotivasi untuk mengadopsi gaya hidup sehat serta lebih selektif dalam mengonsumsi pangan berkualitas. 

"Kesehatan tidak hanya diperoleh melalui pelayanan medis, tetapi juga melalui aktivitas fisik, edukasi, dan lingkungan yang mendukung,” ujarnya. 

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat semakin termotivasi menjalani gaya hidup sehat sekaligus mengenal pentingnya konsumsi pangan yang berkualitas,” pungkasnya. (m38) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.