UMKM Dapur Muadz Hadirkan Sate Bumbu Kacang dan Taichan, Lengkapi Menu Andalan di Balikpapan
Amelia Mutia Rachmah July 12, 2026 09:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tak ingin hanya dikenal sebagai penjual camilan, UMKM Dapur Muadz kini menghadirkan inovasi baru berupa makanan berat melalui menu sate bumbu kacang dan sate taichan.

Kedua menu tersebut resmi dipasarkan sekitar dua bulan terakhir sebagai pelengkap pilihan bagi pelanggan.

Pemilik Dapur Muadz, Sukainah, mengatakan kehadiran menu sate menjadi langkah untuk melengkapi variasi produk yang sebelumnya didominasi makanan ringan seperti sosis solo dan aneka risol.

"Kita mau menunya lebih lengkap. Ada makanan ringan dan ada juga makanan berat," ujarnya, Minggu (12/7/2026).

Resep Dikembangkan dari Berbagai Pengalaman

Meski baru dipasarkan, proses menghadirkan kedua menu tersebut bukanlah sesuatu yang instan.

Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026 di Masjid Madinatul Iman Balikpapan, Seru Sepak Bolanya dan Terjaga Ibadahnya

Bersama dengan sang suami, Umar, Sukainah menemukan resep sate bumbu kacang yang lahir dari perpaduan pengalaman belajar memasak dari keluarga maupun pelaku usaha kuliner di luar daerah.

Ia bahkan sempat mempelajari berbagai teknik pengolahan sebelum meracik resep sendiri.

Menurutnya, bumbu kacang yang digunakan memiliki racikan khusus dengan tambahan bumbu rahasia sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang khas.

Sedangkan menu sate taichan berawal dari pengalaman saat menyiapkan konsumsi katering di sebuah sekolah. Saat itu, sate taichan menjadi salah satu menu yang mendapat respons positif.

Namun, sebelum dijual secara umum, Sukainah terus melakukan berbagai penyempurnaan, mulai dari teknik membakar hingga komposisi bumbu agar menghasilkan sate yang empuk, juicy, dan tidak kering.

Baca juga: 2,39 Juta Penumpang Gunakan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Semester I 2026

"Prosesnya cukup panjang. Terus dicoba sampai benar-benar pas sebelum dijual," ungkapnya.

Hadir dengan Beragam Pilihan

Kini, sate bumbu kacang dijual seharga Rp20 ribu per porsi berisi 10 tusuk sate. Setiap sajian dilengkapi bawang goreng, sambal, serta pilihan tambahan bawang mentah sesuai permintaan pelanggan.

Sementara sate taichan dibanderol Rp25 ribu untuk 10 tusuk lengkap dengan sambal bawang dan perasan jeruk nipis.

Yang membedakan, setiap tusuk sate berisi perpaduan potongan daging ayam dan kulit dengan komposisi dua potong daging serta satu potong kulit di bagian tengah.

Pelanggan juga dapat memesan varian khusus, baik full daging maupun full kulit, dengan penyesuaian harga.

"Bisa request mau full daging atau full kulit. Nanti harganya disesuaikan," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.