Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali Resmikan Sumba Weaving Museum di Kampung Raja Pau
Adiana Ahmad July 12, 2026 09:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu meresmikan Sumba Weaving Museum di Kampung Raja Pau, Desa Watuhadang, Kecamatan Umalulu pada Minggu (12/7/2026).

Museum itu diketahui, diinisiasi oleh Tenunin, sebuah wirausaha sosial yang berfokus pada pemberdayaan penenun perempuan di Indonesia.

Museum hasil program eMpowering Youths Across ASEAN (eYAA) dengan dukungan Maybank Foundation tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian warisan budaya tenun ikat Sumba, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Umbu Ngadu Ndamu, menyampaikan apresiasi kepada Tenunin dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menghadirkan Sumba Weaving Museum di Kabupaten Sumba Timur.

Baca juga: Bupati Sumba Timur dan Tenunin Bahas Pemberdayaan Penenun dan Pengembangan Tenun Ikat

Menurutnya, museum ini tidak hanya menjadi tempat pelestarian koleksi tenun ikat. Tetapi juga menjadi ruang edukasi, kolaborasi dan pengembangan kreativitas bagi para penenun, generasi muda serta masyarakat luas.

Ia mengatakan, tenun ikat merupakan identitas budaya masyarakat Sumba yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Kehadiran museum ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).

Pemkab Sumba Timur kata dia, akan terus mendukung berbagai inisiatif yang berorientasi pada pelestarian budaya.

Juga inisiatif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. 

Baca juga: Bupati Sumba Timur Cermati Usulan Pembentukan Perda tentang Sajam

Ia pun berharap, peresmian Sumba Weaving Museum ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan komunitas yang memberdayakan penenun.

“Peresmian Sumba Weaving Museum ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas budaya, para penenun, dunia usaha dan masyarakat dalam menjaga serta mempromosikan kekayaan tenun ikat Sumba di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Acara itu dihadiri perwakilan Tenunin, Maybank Foundation, tokoh adat, tokoh masyarakat, para penenun, komunitas budaya dan tamu undangan lainnya.

Dalam acara tersebut, Sekda Umbu Ngadu Ndamu didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Sumba Timur, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumba Timur dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Sumba Timur. (dim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.