Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperluas radius operasi pencarian hingga ke kawasan perairan Pulau Sebesi, Lampung Selatan.
Baca juga: Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Pencarian Penumpang KMP Batumandi ke Pulau Sebesi
Langkah ini diambil guna menemukan Zora Panasea Martauli Ompusungu (19), seorang penumpang kapal feri KMP Batumandi yang dilaporkan hilang tenggelam setelah terjatuh di sekitar perairan Pulau Panjurit sejak Kamis (9/7/2026).
Hingga memasuki hari ketiga operasi, upaya penyelamatan terhadap gadis asal Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut masih nihil atau belum membuahkan hasil.
"Kami terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran berdasarkan interpolasi dan prediksi pergerakan korban akibat pengaruh arah angin serta arus laut," ungkap Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mewakili Kepala Basarnas Lampung, Minggu (12/7/2026).
Rezie memaparkan, tim penyelamat awalnya memfokuskan operasi pada radius 10 hingga 12 mil laut dari titik awal kejadian (Last Known Position) menuju arah Tanjung Tua menggunakan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Basarnas.
Namun, koordinat pencarian kini dilebarkan sejauh 8 mil laut ke arah Tanjung Tua, lalu berlanjut menembus perairan Pulau Sebesi dengan radius hingga 12 mil laut, termasuk mengitari lingkar pulau dalam radius satu mil laut.
Meskipun visual cuaca di atas perairan Selat Sunda bagian utara terpantau relatif cerah dan bersahabat bagi kapal evakuasi, tim di lapangan dihadapkan pada kendala hidrografis berupa kuatnya arus bawah laut.
Guna mempercepat proses evakuasi, Basarnas mengimbau kepada masyarakat pesisir serta para nelayan lokal yang tengah melaut di sekitar Lampung Selatan untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Informasi darurat dapat disalurkan melalui Call Center Basarnas di nomor 115 atau kontak posko 082180048006.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)