TRIBUNMANADO.CO.ID - Aktivitas pelayaran di Pelabuhan Manado, Sulawesi Utara, diperkirakan kembali padat pada Senin (13/7/2026).
Sebanyak 10 kapal penumpang dijadwalkan beroperasi untuk melayani pelayaran menuju sejumlah daerah di Kepulauan Nusa Utara, Sulawesi Utara, serta Provinsi Maluku Utara.
Pelabuhan Manado yang berlokasi di kawasan pusat Kota Manado, sekitar 2 kilometer dari Kantor Wali Kota Manado atau sekitar delapan menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor, menjadi salah satu simpul transportasi laut utama di Sulawesi Utara.
Selain melayani perjalanan masyarakat, pelabuhan ini juga berperan penting dalam distribusi barang dan kebutuhan pokok ke berbagai pulau yang belum terhubung melalui jalur darat.
Dari total 10 keberangkatan yang dijadwalkan, tujuh kapal akan melayani rute menuju wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Tahuna, dan Kepulauan Talaud.
Sementara tiga kapal lainnya dijadwalkan berlayar menuju sejumlah pelabuhan di Provinsi Maluku Utara, yakni Ternate, Dama, Gita, dan Sofifi.
Keberangkatan kapal berlangsung secara bertahap mulai pagi hingga malam hari.
1. KM Barcelona II
Berangkat: 16.00 Wita
Rute: Manado - Tagulandang - Siau - Tahuna.
Pelayaran ini melayani masyarakat menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Tahuna sebagai pelabuhan tujuan akhir merupakan ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina, sekitar 270 kilometer di utara Kota Manado melalui jalur laut.
2. KM Marina Bay 1
Berangkat: 17.00 Wita
Rute: Manado-Tagulandang-Siau.
Kapal ini melayani perjalanan menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro yang berjarak sekitar 140–170 kilometer dari Manado melalui jalur laut.
Siau merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Sitaro.
3. KM Barcelona IIIA
Berangkat: 16.00 Wita
Rute: Manado-Talaud.
Kapal menuju Kabupaten Kepulauan Talaud, wilayah paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Perjalanan laut dari Manado menuju Melonguane, ibu kota Talaud, mencapai sekitar 430 kilometer.
4. KM Glory Mary
Berangkat: 17.00 Wita
Rute: Manado-Talaud.
Kapal ini juga melayani pelayaran menuju Kepulauan Talaud untuk mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi kebutuhan pokok ke wilayah perbatasan tersebut.
5. KM Gregorius
Berangkat: 17.00 Wita
Rute: Manado-Talaud.
Sama seperti dua kapal sebelumnya, KM Gregorius menjadi salah satu armada yang melayani rute reguler menuju Kabupaten Kepulauan Talaud.
6. KM Mercy Teratai
Berangkat: 19.00 Wita
Rute: Manado-Tahuna.
Tahuna merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dikenal sebagai salah satu daerah kepulauan di bagian utara Sulawesi Utara. Jaraknya sekitar 270 kilometer dari Manado melalui jalur laut.
7. KM Express Bahari 2E
Berangkat: 09.30 Wita
Rute: Manado-Biaro-Tagulandang-Siau-Tahuna.
Kapal cepat ini melayani beberapa pulau dalam satu perjalanan, dimulai dari Pulau Biaro, kemudian Tagulandang, Siau hingga berakhir di Tahuna.
Armada ini menjadi salah satu pilihan masyarakat karena waktu tempuh yang lebih singkat dibanding kapal konvensional.
8. KM Al-Sudais 21
Berangkat: 16.00 Wita
Rute: Manado-Ternate.
Ternate merupakan kota terbesar di Provinsi Maluku Utara yang berjarak sekitar 130 kilometer dari Manado melalui jalur laut. Kota ini menjadi pusat perdagangan, jasa, dan transportasi di wilayah Maluku Utara.
9. KM Aksar Saputra 23
Berangkat: 16.30 Wita
Rute: Manado-Dama.
Dama merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Jalur pelayaran ini menjadi akses penting bagi masyarakat yang tinggal di kawasan kepulauan tersebut.
10. KM Cantika Lestari 9F
Berangkat: 16.30 Wita
Rute: Manado-Gita-Sofifi-Ternate.
Kapal ini melayani beberapa pelabuhan di Maluku Utara.
Sofifi merupakan ibu kota Provinsi Maluku Utara yang berada di Pulau Halmahera, sedangkan Ternate menjadi pelabuhan tujuan akhir sekaligus pusat aktivitas ekonomi dan transportasi di provinsi tersebut. (TribunManado.co.id/Ara/Ind)