Ungkapan Pasrah Seorang Petani di PALI Setelah Rumah Terbakar, Dokumen Penting Hangus
Refly Permana July 13, 2026 07:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALI - Rumah panggung milik VA (47) warga di Dusun II, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (13/7/2026), hangus terbakar.

Dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun rumah panggung yang terbuat dari bahan kayu beserta isinya tidak tersisa.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta.

Kapolres PALI AKBP Yunar Sirait melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima informasi adanya kebakaran di Desa Benuang.

“Begitu menerima laporan, kami langsung memerintahkan personel Piket Pawas, SPK, Reskrim, Intel, serta Bhabinkamtibmas untuk mengamankan lokasi kejadian,” kata AKP Ardiansyah.

Baca juga: Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Terjadinya Kebakaran di SMPN 2 Bunga Mayang OKU Timur

VA merupakan seorang petani yang berdomisili di Dusun II, Desa Benuang. 

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui warga setelah tercium bau asap disusul munculnya kobaran api dari bagian belakang rumah.

Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten PALI dan bantuan dari Kabupaten Muara Enim tiba di lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke rumah sebelah.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kebakaran dipicu api dari area dapur belakang yang berkaitan dengan penggunaan kayu bakar saat memasak. 

Kondisi bangunan yang merupakan rumah semi permanen dengan material kayu yang telah lapuk turut mempercepat penyebaran api.

Selain bangunan rumah, seluruh perabot rumah tangga ikut terbakar. 

Sejumlah dokumen penting milik korban seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah, hingga rapor anak sekolah juga tidak berhasil diselamatkan.

Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Lapas Sekayu Pasang 16 Fire Blok di Area Blok Hunian

“Korban tidak membuat laporan polisi dan tidak menuntut pihak mana pun karena menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Korban juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemadaman dan penanganan di lokasi,” kata AKP Ardiansyah.

Usai kejadian, keluarga korban dievakuasi ke rumah orangtuanya di Dusun V, Desa Benuang. Untuk memastikan suasana aman, kepolisian tetap melakukan penjagaan.

Sementara itu, VA pemilik rumah pasrah dengan keadaan sekarang ini yang menimpa keluarganya. 

"Kejadian ini murni kelalaian kami, dan kami sementara ini tidak melaporkan hal ini ke pihak kepolisian," tandasnya singkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.