Hari Pertama Masuk Sekolah, Dua SD Negeri di Malinau Utara Terendam Banjir dan Terpaksa Diliburkan
Junisah July 13, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU- Hari ini, Seninn (13/7/2026)  hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara. Sebagian besar aktivitas di sekolah berjalan normal. Hanya saja ada dua sekolah dasar (SD) di Kecamatan Malinau Utara terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar karena terdampak banjir.

Dua sekolah yang diliburkan sementara masing-masiing SD Negeri 04 Malinau di Desa Putat dan SD Negeri 06 Malinau di Desa Belayan.  Kedua sekolah ini tidak dapat melaksanakan aktivitas pembelajaran karena akses maupun lingkungan sekoladih terendam banjir.

Dinas Pendidikan(Disdik) Malinau telah melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah pada hari pertama masuk sekolah untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan sesuai ketentuan, sekaligus melihat kondisi sekolah yang terdampak banjir.

Kepala Disdik Malinau, Muhammad Fiteriady, mengatakan pihaknya juga telah menerbitkan surat edaran sebagai langkah antisipasi bagi satuan pendidikan yang berada di wilayah rawan banjir.

Baca juga: ‎Penanganan Banjir di Desa Belayan, Pemkab Malinau Prioritaskan Pasokan Air Bersih dan Listrik‎

"Untuk sekolah-sekolah yang terdampak banjir, kegiatan belajar kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Hari ini ada dua sekolah di Kecamatan Malinau Utara yang kami liburkan sementara karena terendam banjir," ujarnya, Senin (13/7/2026).

Selain memantau sekolah di wilayah perkotaan, Dinas Pendidikan juga melakukan monitoring secara bertahap hingga ke wilayah pedalaman dan perbatasan melalui laporan dari masing-masing kepala sekolah.

Sejauh ini, kata Fiteriady, proses hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Malinau berlangsung aman dan terkendali. Kendala hanya terjadi di wilayah yang terdampak banjir.

Disdik Malinau mengimbau seluruh satuan pendidikan, khususnya yang berada di daerah rawan banjir, agar mengamankan dokumen penting, perangkat pembelajaran, serta aset sekolah untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Di sisi lain, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru diminta tetap mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan dengan menyesuaikan kondisi masing-masing sekolah.

Baca juga: Akses Menuju Sekolah Terendam Banjir, Hari Pertama Siswa MPLS di Sebatik Tengah Tidak Maksimal

"Kami mengingatkan sekolah untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang saat ini sulit diprediksi. Keselamatan peserta didik menjadi prioritas, sementara kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan situasi di lapangan," katanya.

Disdik Malinau juga mulai melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik melalui Dapodik sejak awal tahun ajaran guna memastikan seluruh siswa memperoleh Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) tanpa kendala administrasi.

(*)

Penulis: Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.