Telat Datang saat Rapat Paripurna, Anggota DPRD 'Semprot' Wali Kota Malang Wahyu Hidayat
Eko Darmoko July 13, 2026 07:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Anggota DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi, mengkritik Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, atas kebiasaannya telat datang di acara resmi, Senin (13/7/2026).

Dalam rapat paripurna yang diagendakan pukul 13:00 WIB, Wahyu Hidayat baru tiba sekitar pukul 14:30 WIB.

Tak lama kemudian, rapat paripurna dimulai. Arif Wahyudi menyoroti rendahnya disiplin waktu dalam pelaksanaan rapat di lingkungan Pemkot Malang. 

Ia menilai persoalan tersebut seharusnya tidak lagi menjadi pembahasan karena menyangkut budaya kerja kepala daerah dan jajarannya.

Arif mengatakan, keterlambatan pelaksanaan rapat masih kerap terjadi.

Bahkan, sejumlah agenda rapat molor hingga lebih dari satu jam dari jadwal yang telah ditentukan.

Baca juga: Wali Kota Malang Sebut Manajemen Talenta Terhambat ASN yang Malas Isi Kualifikasi

"Ini sebetulnya bukan lagi sesuatu yang harus menjadi pembicaraan. Tetapi faktanya, sudah lebih dari setahun, ketika rapat sering molor lebih dari satu jam," kata Arif, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, budaya disiplin waktu harus mulai dibangun dari lingkungan birokrasi. Ia mengusulkan agar setiap rapat tetap dimulai sesuai jadwal, meskipun belum seluruh peserta hadir.

"Misalnya diberikan toleransi 15 menit. Setelah itu, ada atau tidak ada orang, rapat tetap berjalan," ujarnya.

Arif menilai konsistensi terhadap waktu akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Sebagai penyelenggara pemerintahan, aparatur negara dinilai memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan budaya kerja yang profesional.

"Agar kita bisa memberikan contoh kepada masyarakat. Kedisiplinan terhadap waktu itu harus dimulai dari pemerintah sendiri," katanya.

Ia berharap penerapan disiplin waktu tidak hanya meningkatkan efektivitas rapat, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih profesional di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

"Kalau pemerintah mampu memberi teladan soal disiplin waktu, saya yakin budaya kerja birokrasi juga akan semakin baik," pungkasnya.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, tidak banyak berbicara tentang kritik ini.

Ia berterima kasih atas kritik yang disampaikan. Wahyu hanya mengatakan akan berkoordinasi dengan Sekwan agar efektivitas waktu bisa dilakukan.

“Kami koordinasikan dengan Sekwan,” ujar Wahyu. 

Baca juga: DPRD Kota Malang Soroti Kekosongan Jabatan di Pemkot Malang, Sebut Berpotensi Picu SILPA

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.