Tak Hadiri Pemakaman Temon, Abdel Achrian Tunaikan Satu Janji Terakhir untuk Sahabat
Putri Asti July 13, 2026 08:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Jarak tak menghalangi Abdel Achrian untuk menyampaikan duka atas kepergian komedian senior Temon.

Meski tak bisa hadir di rumah duka maupun pemakaman, Abdel tetap berusaha memberikan penghormatan terakhir kepada sahabatnya itu.

Ketidakhadirannya bukan tanpa alasan.

Saat Temon dimakamkan, Abdel diketahui sedang berada di luar negeri sehingga tidak memungkinkan untuk datang langsung.

Di tengah rasa sedih yang mendalam, Abdel memilih menghubungi putra sulung Temon, Rico.

Abdel Achrian untuk menyampaikan duka atas kepergian komedian senior Temon.
Abdel Achrian untuk menyampaikan duka atas kepergian komedian senior Temon. ((Kolase Tangkapan Layar Instagram @abdelachrian))

Percakapan itu berlangsung penuh haru.

Abdel bahkan tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Melalui Rico, ia juga menitipkan permintaan maaf karena tidak bisa mengantar Temon ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca juga: Suasana Duka Iringi Pemakaman Temon, Sang Istri Tak Kuasa Lepas Kepergian: Sampai Jumpa Sayangku

Tak hanya itu, Abdel menyampaikan sebuah janji sebagai bentuk penghormatan kepada sahabat yang telah lebih dulu berpulang.

Ucapan tersebut menjadi bukti bahwa meski terpisah jarak, rasa kehilangan yang dirasakan Abdel begitu besar.

“Kalau dari saya sih kemaren cing Abdel kemarin nelepon pas semalem minta maaf nggak bisa nganterin papa ke peristirahatan terakhir,” ujar Rico saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Menurut Rico, Abdel Achrian meminta diantarkan ke makam Temon ketika sudah berada di Indonesia.

“Nanti kalau udah pulang ke Indonesia minta anterin ke papa,” ujarnya.

Selain itu, Abdel Achrian juga berjanji kepada anak Temon. 

Abdel akan turut menjaga keluarga Temon setelah meninggalnya komedian bernama asli Simson Rarameha Ngadang itu.

“Cing abdel Cuma bisa janji bakal ngejagain sekeluarga, ngejagain mama, adik-adik, semuanya bakal dijagain,” tutupnya.

Sang putri, Rambu, lulus dari Universitas dengan gelar Sarjana Hukum dan meraih predikat cumlaude.

Sayangnya, tak lama setelah kabar kelulusan putrinya, kabar duka datang dari Temon. 

Temon meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung. 

Manajer Ungkap Temon Tak Pernah Merasa Sakit

Suasana haru pemakaman Temon di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Suasana haru pemakaman Temon di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sementara itu, manajer Temon, Jio, mengaku sangat terkejut saat menerima kabar duka tersebut.
 
Selama mendampingi sang komedian, ia mengaku tidak pernah mengetahui bahwa Temon memiliki riwayat penyakit jantung.

"Jujur kaget ya pas tau kabar meninggal karena serangan jantung. Karena selama ini kami tidak pernah tahu dan baru tahu tadi pagi beliau jantung," kata Jio di rumah duka di Kompleks Polri Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).

Root manajer Temon, Kodil, mengatakan dirinya tidak berada di samping sang komedian saat mengembuskan napas terakhir. 

Ia mengetahui kabar tersebut dari anak Temon setelah almarhum dilarikan ke rumah sakit.

"Jadi jam 8 pagi tadi dibawa ke rumah sakit, cuma katanya dapat tindakan sebentar dari dokter RSUD Mampang Prapatan, terus sudah meninggal dunia," ujar Kodil.

Ia menambahkan, "Jadi katanya penanganannya telat."

Jio mengungkapkan, dirinya terakhir kali bertemu Temon saat perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta. 

Saat itu, Temon tampil bersama tim PASKI Jakarta di Ancol, Jakarta Utara.

"Pas tampil kemarin dia sehat kok, melawak lancar aja gak ada keluhan. Makanya kaget pas tahu dia meninggal," ucap Jio.

Baca juga: Suasana Duka Iringi Pemakaman Temon, Sang Istri Tak Kuasa Lepas Kepergian: Sampai Jumpa Sayangku

Sosok Temon

Mengenang sosok Temon, Jio dan Kodil menceritakan perjalanan karier mereka bersama. 

Keduanya bertemu dengan Temon saat sama-sama berkarya di Radio SK dan kemudian berkembang di dunia hiburan.

"Temon tuh dianggap banyak orang sebagai pelawaknya dari pelawak. Dia lucu banget kalau melawak," kata Jio.

"Dari dulu emang udah lucu Temon dari dulu pas di kampus juga lucu terus dia," timpal Kodil.

Menurut Jio, hingga akhir hayatnya Temon masih aktif menerima berbagai pekerjaan. 

Bahkan, pada hari meninggalnya, almarhum dijadwalkan mengisi sebuah acara di luar manajemen yang menaunginya.

"Kalau kerjaan ada aja ya, pas meninggal ya dia harusnya ada kerjaan. Itu di luar manajemen, dia ada kerjaan sendiri bawakan acara. Ya memang rezekinya dia," ujar Jio.

Saat ini, jenazah Temon disemayamkan di rumah duka di Kompleks Polri Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

Pihak keluarga telah menjadwalkan proses pemakaman pada Senin (13/7/2026).

"Dimakamkan besok pagi di Tanah Kusir," ujar Novi.

Profil dan Perjalanan Karier Temon

Temon merupakan salah satu komedian yang telah lama menghiasi dunia hiburan Indonesia. 

Lahir di Jakarta pada 28 Desember 1966, ia merupakan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan menyandang gelar Sarjana Psikologi (S.Psi.).

Kariernya di dunia hiburan dimulai sebagai penyiar Radio SK pada 1992. 

Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi serial komedi Abdel dan Temon Bukan Superstar pada 2008 bersama Abdel Achrian.

Kesuksesan serial tersebut berlanjut melalui sejumlah program, seperti Abdel dan Temon Masih Bukan Superstar, Bukan Abdel dan Temon Biasa, hingga Abdel dan Temon Reunian. Selain itu, Temon juga dikenal lewat perannya sebagai Kosyim dalam sitkom legendaris Bajaj Bajuri.

Tak hanya sukses di televisi, Temon juga membintangi sejumlah film layar lebar, di antaranya Setannya Kok Masih Ada(2011), Operation Wedding (2013), Epen Cupen the Movie (2015), Comic 8: Casino Kings Part 1 (2015), Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016), hingga KNK: Santa Claus dari Jakarta? (2021).

Di dunia sinetron, ia turut membintangi Jawara, Jali Preman Sholeh, Menolak Talak, dan Para Pencari Tuhan Jilid 16: Kiamat Semakin Dekat.

Selain berakting, Temon juga sempat merambah dunia musik dengan merilis singel Raja Disko pada 2014. 

Setahun kemudian, ia berkolaborasi dalam lagu Jangan Menangis bersama Adjie Dygta, Felicya, Mike, Ruri, dan Zian.

Dalam kehidupan pribadinya, Temon diketahui pernah menikah sebanyak enam kali dan dikaruniai sembilan orang anak. 

Ia juga diketahui memeluk agama Islam setelah menikah dengan istri pertamanya.

Selama lebih dari tiga dekade berkarya, Temon dikenal sebagai komedian dengan gaya humor yang khas dan mampu menghidupkan berbagai karakter di televisi maupun film. 

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi industri hiburan Indonesia serta rekan-rekan sesama komedian dan para penggemarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.