Presiden FFF Menanggapi Pernyataan Mantan Perdana Menteri Spanyol yang Dinilai Rasis terhadap Tim Nasional Prancis
Rina Kusumawati July 14, 2026 03:16 AM

Mantan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, dituduh melakukan tindakan rasis setelah ia menyatakan bahwa tim nasional Prancis “tidak memiliki pemain Prancis”. Ini merupakan kali kedua dalam turnamen ini di mana Les Bleus, atau salah satu pemainnya, menjadi sasaran komentar bernada rasis selama Piala Dunia FIFA musim panas ini.

Setelah Prancis mengalahkan Paraguay di babak 32 besar, senator Paraguay, Celeste Amarilla, menggambarkan Kylian Mbappé sebagai “orang Kamerun yang terjajah, yang dengan putus asa berusaha menampilkan diri sebagai orang Prancis”. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengecam komentar tersebut sebagai “sangat menjijikkan dan tidak dapat diterima”. Kantor Hak Asasi Manusia PBB juga turut mengecam, sementara pemerintah Paraguay mengambil jarak dari pernyataan itu, dan jaksa Prancis telah membuka penyelidikan.

Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, menyebut pernyataan Amarilla sebagai “tindakan kriminal dan patut dikecam”. Ia kini juga menanggapi komentar Rajoy, yang disampaikan dalam kolomnya di El Debate menjelang pertandingan semifinal hari Selasa antara La Roja dan Les Bleus. Rajoy, yang menjabat sebagai perdana menteri antara tahun 2011 hingga 2018, menulis, “Mereka saat ini berada di peringkat nomor satu dalam peringkat FIFA. Mereka juga memiliki skuad kelas dunia. Meski begitu, mereka tidak memiliki pemain Prancis, dan mereka bermain sangat baik.”

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Diallo menulis, “Komentar Mariano Rajoy tentang tim nasional Prancis mengandung nada rasisme yang tidak dapat ditoleransi dan menimbulkan pertanyaan tentang iklim kebencian yang memunculkan aroma busuk seperti itu. Para pemain kami sama sekali tidak perlu menerima sertifikat kewarganegaraan dari Perdana Menteri Spanyol. Tim nasional Prancis adalah tim nasional Prancis.”

Beberapa politisi terkemuka di Prancis juga mengecam isi kolom Rajoy tersebut. Secara khusus, Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menyebut komentar itu “sepenuhnya tidak dapat diterima”.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.