Sentuh Lansia Desil 1 dan 2, PDI Perjuangan Jogja Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis
Yoseph Hary W July 26, 2026 05:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM - Memperingati 30 tahun spirit perjuangan 27 Juli 1996, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menggelar agenda konsolidasi dan pelantikan Pengurus Ranting secara terbuka di kawasan Taman Legawong, tepi Sungai Gajahwong, Minggu (26/7/26).

​Tak sekadar momentum seremonial struktur organisasi, partai berlogo banteng moncong putih tersebut menyelipkan aksi sosial masyarakat, salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis yang dikhususkan bagi ratusan lanjut usia (lansia).


​Dalam rangkaian tersebut, turut dibarengi dengan pengukuhan jajaran Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), simulasi penanganan kecelakaan sungai, hingga aksi konservasi lewat penanaman pohon di sepanjang bantaran Gajahwong.

Komitmen kerakyatan

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, mengungkapkan, pelayanan kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari komitmen kerakyatan yang terus diusung partai.


​"Tadi pagi kita laksanakan pemeriksaan kesehatan bagi lansia di Kota Yogyakarta. Ada kurang lebih 100 lansia yang menyiagakan diri mengikuti pemeriksaan kesehatan," ujarnya, Minggu (26/7/26).


​Eko menegaskan, pemeriksaan yang dilangsungkan secara kolaboratif bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta ini bukan sekadar agenda sekali jalan


Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memastikan hak-hak jaminan sosial para lansia, terutama yang berada di kelompok desil 1 dan desil 2, terjangkau oleh program pemerintah daerah.


​"Kita umumkan juga, untuk lansia di desil 1 dan desil 2, kita perjuangkan untuk mendapatkan jaminan sosial lanjut usia dari Pemda DIY. Tahun ini ada kurang lebih 8.000 lansia yang mendapatkan bantuan jaminan sosial lanjut usia tersebut," jelasnya.


​Lebih lanjut, Eko membeberkan, fokus pelayanan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan dasar dan lingkungan, menjadi prioritas yang terus dikawal melalui penganggaran wilayah.


​Sebelum agenda di Taman Legawong, pihaknya juga sudah turun langsung melakukan pendampingan kesehatan bagi balita di berbagai titik wilayah Kota Yogyakarta.


​"Pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya di satu tempat saja. Sebelumnya saya sudah keliling untuk pendampingan balita. Tahun ini kita alokasikan Rp120 juta per kelurahan untuk penanganan stunting, serta Rp65 juta per kelurahan untuk penanganan sampah yang bersumber dari Dana Keistimewaan," pungkasnya. (aka)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.