Bukan Cuma Messi, Pickford Ingatkan Inggris Waspadai Permainan Emosional Argentina
Muhammad Nursina Rasyidin July 14, 2026 06:30 AM

TRIBUNNEWS.COM – Kiper Timnas Inggris, Jordan Pickford meminta rekan-rekannya untuk tidak terintimidasi oleh Lionel Messi saat menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Menurutnya, ancaman La Albiceleste tidak hanya datang dari sang kapten, melainkan dari seluruh lini permainan tim asuhan Lionel Scaloni.

Laga semifinal Argentina vs Inggris akan berlangsung di Atlanta Stadium, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Pemenang pertandingan ini akan mengamankan satu tiket ke partai final Piala Dunia 2026.

Messi kembali menjadi pusat perhatian menjelang laga tersebut.

Meski telah berusia 39 tahun, kapten Argentina itu masih tampil luar biasa dengan mencetak delapan gol dan menyumbang dua assist hanya dalam enam pertandingan sepanjang turnamen.

Kontribusi Messi menjadi faktor utama keberhasilan Argentina melaju hingga semifinal. Ia mencetak gol saat menyingkirkan Tanjung Verde pada babak 32 besar, kemudian menginspirasi kebangkitan dramatis La Albiceleste saat mengalahkan Mesir setelah sempat tertinggal 0-2.

Tak ayal jika adanya Messi dapat membuat Argentina kembali difavoritkan menjadi juara Piala Dunia 2026.

"Argentina juga menjadi salah satu favorit juara karena proses transisi skuad yang berjalan mulus serta adanya faktor X dari Lionel Messi," kata Gigih, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

SORAK PIALA DUNIA - Fans Tim Nasional (Timnas) Argentina yang tergabung dalam La Albiceleste Fakfak saat berkumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma'ruf Amin Jalan Dr Salasa Namudat pasca kemenangan Argentina vs Mesir dan memastikan diri lolos ke perempat final, Rabu (8/7/2026)
SORAK PIALA DUNIA - Fans Tim Nasional (Timnas) Argentina yang tergabung dalam La Albiceleste Fakfak saat berkumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma'ruf Amin Jalan Dr Salasa Namudat pasca kemenangan Argentina vs Mesir dan memastikan diri lolos ke perempat final, Rabu (8/7/2026) (Tribunnews.com/Tribunpapuabarat.com/Aldi Bimantara)

Kini, Messi berpeluang menghadapi Inggris untuk pertama kalinya di Piala Dunia dengan tiket final sebagai taruhannya.

Jelang pertandingan, kiper timnas Inggris Jordan Pickford mengaku antusias akhirnya bisa berhadapan langsung dengan pemain yang selama ini hanya ia saksikan di layar televisi.

Meski mengakui kualitas Messi, penjaga gawang Everton tersebut menegaskan Inggris tidak boleh terlalu terpaku kepada satu pemain.

"Dia telah mencetak begitu banyak gol dan berkontribusi terhadap begitu banyak gol sepanjang kariernya. Sungguh luar biasa akhirnya bisa berhadapan dengannya setelah sekian lama dan setelah menontonnya sejak kecil," kata Pickford, dikutip dari Standard.

Namun, menurutnya, fokus Inggris harus mencakup seluruh kekuatan Argentina.

"Kita semua tahu betapa hebatnya Messi, tetapi kita juga tahu betapa hebatnya Argentina. Jadi kami tidak bisa hanya mengkhawatirkan Messi saja. Kami juga harus fokus pada kekuatan mereka yang lain, sekaligus mencari kelemahan yang bisa kami manfaatkan," tambah kiper Inggris itu.

Baca juga: Klasiknya Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Tangan Tuhan, Kartu Merah, hingga Dendam Abadi

Inggris Tak Mau Terpancing Provokasi

Selain membahas Messi, Pickford juga menyinggung reputasi Argentina yang kerap memainkan permainan penuh emosi dan dianggap pandai memancing reaksi lawan.

Sejumlah pihak sebelumnya menyoroti pertandingan Argentina melawan Mesir di babak 16 besar, di mana tim Afrika tersebut mengeluhkan sejumlah keputusan wasit yang dinilai menguntungkan La Albiceleste.

Namun Pickford memastikan Inggris tidak akan terpancing oleh situasi seperti itu.

"Saya rasa Anda telah melihat sepanjang turnamen ini keinginan kami untuk memenangkan setiap perebutan bola, tetapi kami tidak terlibat dalam perkelahian atau hal-hal seperti itu," kata kiper Everton itu.

Ia menegaskan bahwa skuad The Three Lions lebih memilih membiarkan kualitas permainan berbicara di lapangan.

"Kami sangat menghormati aturan pertandingan. Ada keputusan yang menguntungkan kami, ada juga yang tidak, tetapi kami hanya mengatur ulang permainan, mencoba lagi, dan membiarkan sepak bola yang berbicara," kata Pickford.

Pickford menilai kedisiplinan menjadi salah satu kekuatan Inggris sepanjang Piala Dunia 2026.

Menurutnya, tim mampu menjaga fokus meski menghadapi tekanan besar di setiap pertandingan.

"Saya rasa itulah yang telah kami lakukan sepanjang turnamen," kata Pickford.

"Selain kartu merah Jarell Quansah saat melawan Meksiko, kami hampir tidak memiliki pemain yang terkena sanksi atau akumulasi kartu."

"Itu menunjukkan mentalitas yang kami miliki. Kami tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal seperti itu. Kami tetap fokus dan tetap bersatu," tambah kiper berusia 32 tahun itu.

Dengan duel dua raksasa sepak bola dunia di depan mata, Inggris berharap mampu meredam pengaruh Lionel Messi sekaligus menghentikan langkah sang juara bertahan.

Sementara bagi Argentina, kemenangan akan membawa mereka selangkah lebih dekat untuk mempertahankan gelar Piala Dunia yang diraih pada edisi sebelumnya.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.