Korban Begal di Tabarenah Rejang Lebong Masih Dirawat, Wajah Pelaku Terekam CCTV
Hendrik Budiman July 14, 2026 05:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal, Firmansyah (60) warga Desa Sukarami, Kecamatan Bermani Ulu, Rejang Lebong hingga kini masih menjalani perawatan.

Korban mengalami sejumlah luka ditubuhnya saat berupaya mempertahankan sepeda motornya dari pelaku.

Kepala Desa Sukarami/Talang Gambir, Heri Herlambang, mengatakan kondisi korban masih memerlukan dalam perawatan karena mengalami luka yang cukup parah.

Korban saat itu terseret beberapa meter saat berupaya menahan sepeda motornya yang dibawa pelaku. 

"Korban masih dalam perawatan. Lukanya cukup parah akibat kejadian itu,"sampai Heri kepada TribunBengkulu.com pada Selasa (14/7/2026).

Wajah Pelaku Terekam CCTV

Heri mengungkapkan, dari informasi yang diperoleh pihak desa, terdapat rekaman kamera pengawas (CCTV) milik warga yang memperlihatkan wajah terduga pelaku sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Menurutnya, rekaman itu diharapkan dapat membantu aparat kepolisian dalam mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Ia juga memastikan terduga pelaku bukan merupakan warga Desa Sukarami. 

"Ada rekaman CCTV yang terlihat wajah pelaku. Untuk pelakunya bukan warga kami, masyarakat di sini juga tidak mengenalnya,"ungkapnya.

Peristiwa tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama karena korban merupakan warga setempat yang menjadi sasaran tindak kejahatan saat hendak membantu seseorang.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan melakukan penangkapan agar situasi keamanan kembali kondusif.

Baca juga: Breaking News: Aksi Diduga Begal Gegerkan Tabarenah Rejang Lebong, Warga Bermani Ulu Terluka

"Kami berharap pelakunya segera tertangkap sehingga keamanan warga bisa kembali. Tentu masyarakat merasa resah dengan kejadian ini," katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, mengatakan laporan dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan tindak lanjut oleh penyidik,"singkat Hasan.

Polres Rejang Lebong masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan kronologi lengkap dalam kasus tersebut. 

Modus Begal

Terungkap modus yang digunakan pelaku begal atau pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap Firmansyah (60), warga Desa Sukarami, Kecamatan Bermani Ulu, Rejang Lebong.

Korban menjadi sasaran aksi curas yang terjadi di ruas jalan kawasan Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara pada Senin (13/7/2026) sore.

Akibat kejadian tersebut, sepeda motor milik korban dibawa kabur pelaku, sementara korban mengalami luka-luka setelah berusaha mempertahankan kendaraannya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Sugi yang dihimpun TribunBengkulu.com, peristiwa itu bermula ketika pelaku yang berjumlah satu orang mendatangi pondok kebun tempat korban sedang beristirahat.

Pelaku kemudian mengajak berbincang dengan korban dan mengaku sebagai teman anak korban.'

Selain itu, pelaku juga mengaku mobil yang digunakannya mengalami kerusakan dan meminta bantuan kepada korban untuk mengantarkannya ke Pasar Curup membeli aki mobil.

"Pelaku datang ke pondok kebun. Dia mengaku teman anaknya dan bilang mobilnya rusak, lalu minta tolong diantar ke Curup untuk membeli aki mobil," kata Sugi. 

Karena percaya dengan pengakuan tersebut, korban bersedia mengantar pelaku menggunakan sepeda motor miliknya. Keduanya kemudian berboncengan meninggalkan kebun menuju arah Curup.

Pelaku Ambil Alih Kemudi Sebelum Kabur

Dalam perjalanan, pelaku meminta izin untuk mengendarai sepeda motor dengan alasan ingin membawa kendaraan tersebut agar lebih cepat. 

Korban kemudian berpindah posisi sebagai penumpang.

Namun, tidak lama kemudian, pelaku sengaja menjatuhkan korban dari atas sepeda motor sebelum berusaha melarikan kendaraan tersebut.

Korban yang menyadari motornya hendak dibawa kabur langsung melakukan perlawanan.

Menurut Sugi, korban sempat mengejar pelaku dan bahkan berhasil memukul pelaku menggunakan tangan.

Korban juga berusaha menghentikan aksi pelaku dengan memegang bagian belakang sepeda motor yang sedang dikendarai pelaku.

Akibat mempertahankan sepeda motornya, korban terseret hingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

"Korban sempat meninju pelaku. Korban juga memegang bagian belakang motor supaya motornya tidak dibawa kabur, tetapi akhirnya korban terseret sampai jatuh dan terluka,"jelasnya.

Ia mengatakan pelaku hanya seorang diri saat menjalankan aksinya.

Kepala Desa Tabarenah, Yus Hendri, mengatakan pemerintah desa langsung mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kejadian tersebut.

Menurutnya, pihak desa juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sukarami setelah mengetahui korban merupakan warga desa tersebut.

"Saya langsung mendatangi Kepala Desa Sukarami setelah mengetahui korbannya merupakan warga di sana. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada,"sampai Yus.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan melakukan penangkapan sehingga situasi keamanan di wilayah tersebut kembali kondusif.

"Kami berharap pelaku segera tertangkap sehingga masyarakat kembali merasa aman saat beraktivitas, terutama di kawasan yang sepi,"pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.