'Sayang, Ayo Kita Pulang' Teriak Istri di Samping Jasad Dokter yang Ditemukan di Samping RSUD Siak
Muhammad Ridho July 14, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK – Suasana duka menyelimuti area samping RSUD Tengku Rafian Siak, Selasa (14/7/2026), setelah seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Residen Anestesi ditemukan meninggal dunia di semak belukar di luar pagar rumah sakit.

Momen paling memilukan terjadi ketika istri korban tiba di lokasi penemuan jenazah.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter itu tak mampu membendung kesedihannya.

Di hadapan jasad suaminya, ia menangis histeris sambil memanggil nama korban dan berulang kali mengucapkan, “Sayang… ayo kita pulang.”

Tangis pilu itu memecah keheningan lokasi penemuan mayat.

Sejumlah petugas dan warga yang berada di sekitar lokasi berusaha menenangkan keluarga yang terpukul atas peristiwa tersebut.

Korban diketahui Alex Cristo Loris, dokter PPDS Residen Anestesi yang baru sekitar sepekan menjalani penugasan di RSUD Tengku Rafian Siak.

Korban merupakan warga Jalan Air Kabur Atas, Kelurahan Wailola, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dilaporkan tidak dapat dihubungi sejak Senin (13/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Istrinya, dr. YM (31), yang tinggal bersama korban di asrama RSUD Tengku Rafian, sempat berulang kali menghubungi telepon genggam suaminya. Namun ponsel tersebut dalam keadaan tidak aktif.

Karena khawatir, ia kemudian mencari suaminya ke sejumlah ruangan di rumah sakit dan menanyakan keberadaannya kepada rekan-rekan sejawat.

Upaya itu tidak membuahkan hasil karena tidak seorang pun mengetahui keberadaan korban.

Pencarian kemudian dilakukan dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) rumah sakit.

Dari rekaman tersebut, korban terakhir kali terlihat berjalan seorang diri keluar dari area RSUD melalui pintu depan Pos Security II menuju arah luar rumah sakit.

Baca juga: Jasad Dokter Residen Anestesi yang Ditemukan di Semak Samping RSUD Siak Dibawa ke Pekanbaru

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas di Semak Samping RSUD Siak, Dokter Spesialis Sempat Dikabarkan Hilang

Berdasar petunjuk dari rekaman CCTV, dua petugas keamanan bersama seorang sopir ambulans menyisir area semak belukar di luar pagar rumah sakit pada Selasa sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat salah seorang petugas memanjat pagar pembatas untuk melihat ke arah luar, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa.

Jasad berada sekitar lima meter dari pagar rumah sakit atau sekitar 30 meter dari tepi Jalan Raja Kecik.

Di dekat jasad ditemukan tas sandang hitam yang diduga milik korban. Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas berisi alat medis, dompet, telepon genggam, serta kartu identitas RSUD Tengku Rafian.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian dokter muda tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.

Penyidik belum menyimpulkan penyebab kematian karena masih menunggu hasil autopsi yang akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, karena seluruh fakta masih didalami melalui penyelidikan dan pemeriksaan forensik.

“Benar, kami menerima laporan penemuan seorang dokter PPDS dalam keadaan meninggal dunia di area semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian Siak,” katanya.  

Ia menyampaikan, saat ini penyebab kematian belum dapat disimpulkan karena masih menunggu hasil autopsi. 

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, dan seluruh fakta masih kami dalami,” kata AKP Raja Kosmos.

(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.