Bintang Muda Lionesses, Khiara Keating, Resmi Gabung Liverpool Setelah Tolak Kontrak Baru di Manchester City
Dewi Rahayu July 14, 2026 11:28 PM

Penjaga gawang Lionesses, Khiara Keating, resmi bergabung dengan Liverpool setelah menolak tawaran kontrak baru dari Manchester City. Pemain internasional Inggris itu kesulitan mendapatkan waktu bermain musim lalu, yang membuatnya tersingkir dari beberapa skuad pilihan Sarina Wiegman. Dengan Piala Dunia Wanita kurang dari setahun lagi, ia kini memutuskan untuk meninggalkan klub yang dibelanya sejak usia 11 tahun dan menandatangani kontrak bersama The Reds.

Liverpool penuhi kebutuhan penjaga gawang lewat perekrutan Keating

Liverpool mengumumkan kedatangan Keating pada hari Senin, dengan laporan dari BBC Sport menyebutkan bahwa ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun. Ia akan mengenakan nomor punggung 12.

Keating menolak tawaran kontrak baru dari Manchester City bulan lalu menjelang berakhirnya kontrak saat ini, meskipun klub sempat mengumumkan pada 2023 bahwa ia telah menandatangani kontrak hingga 2027. Dengan demikian, Liverpool berhasil mendapatkan salah satu penjaga gawang muda terbaik secara gratis, menjadikan langkah ini sebagai bisnis yang sangat mengesankan bagi The Reds.

Posisi penjaga gawang memang menjadi kebutuhan mendesak bagi klub Merseyside tersebut. Pada Januari lalu, mereka meminjam Jennifer Falk untuk menutup kekosongan itu, namun gagal mencapai kesepakatan permanen dengan penjaga gawang asal Swedia tersebut di akhir musim. Karena itu, posisi penjaga gawang kembali masuk daftar prioritas, dan pelatih kepala Gareth Taylor memilih wajah yang sudah dikenalnya, mengingat ia pernah melatih Keating di Manchester City saat sang pemain menembus tim utama pada musim 2023-24.

Keating mencari waktu bermain reguler jelang Piala Dunia Wanita

Keating memenangkan penghargaan Sarung Tangan Emas WSL di akhir musim tersebut, menjadikannya pemain termuda yang pernah meraih penghargaan itu. Namun, waktu bermainnya menurun drastis setelahnya. Ia hanya tampil dalam 12 pertandingan liga di musim berikutnya, turun dari 22 laga sebelumnya, dan hanya mendapat empat kali kesempatan tampil sebagai starter di WSL musim lalu, ketika City mengakhiri penantian 10 tahun mereka untuk kembali meraih gelar liga di bawah pelatih baru Andree Jeglertz. Pemain berusia 22 tahun itu menjadi starter di Piala FA, tetapi gagal tampil di final di Wembley setelah mengalami gegar otak.

Dalam wawancara dengan GOAL pada bulan Mei, Keating mengakui bahwa kurangnya menit bermain merupakan hal yang berat baginya. Ia mengatakan: “Pada akhirnya, semua orang ingin bermain, jadi tidak mendapat banyak menit bermain di liga cukup mengecewakan.” Situasi itu juga membuatnya tidak masuk dalam beberapa skuad tim nasional Inggris, di musim yang sama ketika ia melakukan debutnya bersama Lionesses di Stadion Etihad pada bulan Oktober.

Karena itu, banyak yang menantikan apakah Keating akan mencari klub baru musim panas ini untuk meningkatkan peluangnya masuk skuad Inggris menjelang Piala Dunia Wanita tahun depan. Kini, ia telah membuat keputusan tersebut dengan bergabung kembali bersama Taylor di Liverpool, di mana ia diperkirakan akan menjadi penjaga gawang utama The Reds.

Alasan Keating yakin Liverpool adalah langkah tepat

Dalam pengumuman resminya, Keating mengatakan: “Saya rasa semua orang di dunia tahu tentang Liverpool. Ini adalah klub besar, dan saya pikir tim wanita mereka tengah berupaya mencapai kejayaan. Gaya bermain sepak bola mereka sesuai dengan gaya saya dan posisi saya. Saya merasa mereka sedang menuju arah yang benar, dan ini adalah proyek yang ingin saya ikuti.”

Ia menambahkan: “Awal karier saya luar biasa. Saya telah mendapatkan banyak pengalaman dan hasil yang baik sejauh ini. Namun, saya merasa masih ada bagian yang hilang, dan saya yakin Liverpool bisa menjadi tempat itu — di mana saya bisa bermain setiap minggu, mendapatkan menit bermain yang cukup, bermain dengan tim yang hebat, dan memenangkan trofi.”

Bagaimana Manchester City menggantikan Keating?

Keating menjadi rekrutan keempat Liverpool di musim panas ini, menyusul bergabungnya pemain muda tim nasional Inggris Mari Ward, mantan bek Koln Sara Agrez, dan penyerang Jerman Vivien Endemann. Sementara itu, kepergian Keating bisa memaksa Manchester City kembali ke bursa transfer, setelah sebelumnya merekrut dua pemain Lionesses, Beth Mead dan Niamh Charles.

Juara WSL tersebut masih memiliki dua penjaga gawang lain, yaitu Eartha Cumings, kiper tim nasional Skotlandia yang tampil apik di laga terakhir musim lalu dalam salah satu dari tiga penampilannya di semua kompetisi, serta Eve Annets, pemain berusia 20 tahun yang belum pernah tampil untuk City sejak bergabung dari Reading dua tahun lalu.

Namun, jika Annets kembali dipinjamkan musim ini, City kemungkinan perlu mendatangkan satu penjaga gawang lagi untuk memastikan kedalaman skuat di belakang Ayaka Yamashita, kiper tim nasional Jepang yang kini menjadi pilihan utama klub. Keating jelas tidak mudah digantikan, karena kiper pelapis dengan kualitas setinggi dirinya sangat jarang ditemukan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.