Gandeng Ratusan Driver Ojol, Siasat Jitu Gus Barra Berantas Rokok Ilegal di Mojokerto
Dyan Rekohadi July 14, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa merangkul ratusan pengemudi ojek online se-Kabupaten Mojokerto untuk dijadikan garda terdepan sekaligus agen informasi dalam mengendus serta mempersempit ruang gerak penyelundupan komoditas rokok ilegal di jalanan.

Langkah tak biasa itu diambil Pemkab Mojokerto mengingat tingginya mobilitas para kurir ojek online dalam mengirimkan barang pesanan masyarakat setiap hari.

Melalui pembekalan khusus itu, para pengemudi ojek online diharapkan lebih waspada dan tidak terjebak menjadi kurir pembawa barang kena cukai ilegal yang merugikan keuangan negara.

Baca juga: Bupati Mojokerto Serahkan 67 Paket Bantuan Sosial untuk Kemandirian Ekonomi

 

Bentengi Ojol dari Distribusi Ilegal

Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu memimpin langsung sosialisasi tatap muka regulasi cukai yang digelar di aula pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto pada Selasa (14/7/2026).

"Kegiatan ini sekaligus bentuk edukasi pada masyarakat, agar semakin memahami peraturan perundang-undangan di bidang cukai," ujar Bupati Gus Barra dalam forum itu.

"Sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada pemangku kepentingan melalui forum tatap muka kepada pengemudi ojek online Se-kabupaten Mojokerto Tahun 2026, secara resmi saya nyatakan dibuka," ungkap Bupati Mojokerto.

Lewat agenda itu, para pengendara diberikan pemahaman mendalam agar tidak asal menerima paket mencurigakan tanpa dokumen resmi.

"Ini adalah bagian sosialisasi yang disampaikan kepada para pengemudi ojek online. Keberhasilan pemberantasan rokok ilegal sangat ditentukan oleh tingkat kesadaran masyarakat. Semakin tinggi kepatuhan masyarakat ketentuan hukum, maka semakin mempersempit ruang gerak peredaran barang kena cukai ilegal," jelas Bupati Mojokerto Gus Barra.

Baca juga: Kronologi Mobil Sedan Vios Terbalik di Simpang Lima Kenanten Mojokerto

 

Sinergi Kuat Semua Sektor

Gus Barra menambahkan bahwa pemberantasan peredaran rokok tanpa pita cukai itu membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak, termasuk masyarakat transportasi online.

"Karena itu upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal yang dilakukan Pemda bersama aparat penegak hukum diperlukan sinergitas seluruh elemen masyarakat. Kemudian, pengawasan bersama, penyampaian informasi yang benar serta keberanian untuk melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan pelanggaran terkait cukai," pungkas Bupati Mojokerto.

Gayung bersambut, Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto, Mohammad Taufiqurrohman menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pada para pemangku kepentingan khususnya pengemudi Ojol tentang ketentuan di bidang cukai terkait peredaran, pengangkutan dan pengiriman barang kena cukai.

"Sehingga dapat mendukung kepatuhan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan, serta berperan aktif dalam upaya pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal," ucap Taufiqurrohman.

Baca juga: 3 Puncak jadi Daya Tarik Pendakian Bukit Cendono Pacet Mojokerto, Ada Puncak Surga 1.160 Mdpl

 

Sita Puluhan Ribu Batang Rokok

Komitmen Pemkab Mojokerto dalam memberantas barang ilegal terbukti dari hasil penindakan nyata yang terus meningkat drastis.

Taufiqurrohman memaparkan, pihaknya pada tahun 2025 lalu pihaknya berhasil mengamankan 4.538 bungkus rokok, setara 90.330 batang rokok ilegal, dengan nilai uang sebesar Rp 90.330.000.

Sementara itu, tren pengawasan ketat masih berlanjut hingga pertengahan tahun ini dengan temuan kasus baru yang tidak sedikit.

"Kemudian, semester pertama tahun 2026 pihaknya melakukan kegiatan bersama Bea Cukai dan berhasil mengamankan 2.566 bungkus rokok, setara 31.580 batang rokok ilegal atau senilai Rp 31.580.000 dengan estimasi per batang Rp 1.000," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.