TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Davina Karamoy memandang masa lalu sebagai hal yang tak perlu disesali. Makanya, ia tak ingin mengulang kembali waktu di masa lalu, seandainya memang mendapat kesempatan tersebut.
Davina mengaku bukan tipe orang yang terus-menerus memikirkan kesalahan di masa lalu.
Baginya, setiap peristiwa, baik maupun buruk, sudah menjadi bagian dari takdir yang harus diterima dan dipetik hikmahnya.
"Sebenarnya kalau untuk aku, apa pun yang pernah terjadi di masa lalu, Davina tuh tipikal yang sangat cuek sebenarnya," kata Davina Karamoy di kawasan Gatot Subroto Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Ia menegaskan dirinya tidak pernah menyalahkan masa lalu ataupun diri sendiri ketika menghadapi situasi sulit.
Davina percaya setiap kejadian memiliki alasan yang baru akan dipahami di kemudian hari.
Baca juga: Sinopsis Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali, Dibintangi Davina Karamoy, Tayang 30 Juli 2026
"Seandainya terjadi hal terburuk di hidup aku, aku bukan yang menyalahkan masa lalu, menyalahkan diriku, atau menyalahkan siapa pun," bebernya.
"Aku merasa itu memang sudah tertulis dan sudah takdirnya terjadi seperti itu. Yang bisa kita ambil adalah hikmahnya," ujar Davina.
Oleh karenanya ketika memerankan karakter Dinar dalam film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali' ada perasaan gemas di dirinyam
"Aku tuh sebenarnya banyak protesnya. Pas baca karakter Dinar, aku kayak, lemas banget nih cewek. Kenapa sih harus kayak gini? Udah dong, gini dong karena Davina tuh tipikal seperti itu," ungkapnya sambil tertawa.
Meski begitu, proses mendalami karakter membuat Davina akhirnya memahami perjalanan emosional Dinar.
Menurutnya, perkembangan karakter di penghujung cerita memperlihatkan bagaimana Dinar akhirnya belajar menerima kenyataan yang terjadi dalam hidupnya.
"Di ending sebenarnya Dinar melakukan itu. Walaupun di pertengahan aku agak gereget memerankan Dinar, kayak, 'Nih anak ngapain sih? Kenapa sih harus kayak gini?'" tuturnya.
Saat ditanya apakah ia pernah berharap bisa mengulang waktu, Davina memberikan jawaban tegas.
Ia mengaku tidak memiliki keinginan tersebut karena percaya seluruh pengalaman masa lalu telah membentuk dirinya hingga berada di titik sekarang.
"Kalau ditanya pernah nggak ingin merasakan andai waktu bisa diulang kembali, aku nggak," tutur Davina.
"Karena aku merasa apa pun yang telah terjadi di masa lalu, baik atau buruk, pasti ada reason-nya di masa depan. Aku berada di sini sekarang juga karena ada cerita buruk atau baik di masa lalu aku," terusnya.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)