Sempat Terkendala Macet Menuju Lokasi, Manggala Agni Lanjutkan Pemadaman Karhutla di Rohil
Nolpitos Hendri July 15, 2026 12:19 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera melanjutkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di dua lokasi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Selasa (14/7/2026).

Di tengah upaya tersebut, tim yang bergerak menuju titik kebakaran baru di Kepenghuluan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, sempat terkendala kemacetan sehingga pemadaman baru dapat dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) besok.

Titik kebakaran di Bagan Punak sebelumnya terdeteksi melalui pemantauan Satgas Udara.

Satu tim Manggala Agni lebih dahulu melakukan ground check menggunakan sepeda motor untuk memastikan lokasi titik api.

Sementara itu, tim pemadam yang membawa peralatan menggunakan kendaraan roda empat baru tiba di lokasi pada sore hari setelah terhambat kemacetan.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan size up dengan memetakan sumber air, kondisi bahan bakar, serta akses menuju area kebakaran sebagai persiapan operasi pemadaman.

Sementara itu, di Dusun Pulau Putri, Desa Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, operasi pemadaman telah memasuki hari kedua.

Satu regu Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama personel TNI, Polri, BPBD Rokan Hilir, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat setempat terus melakukan pemadaman serta penyekatan untuk mencegah kebakaran meluas.

Hingga hari kedua, total luas lahan yang terbakar tercatat sekitar 7,5 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 4 hektare telah berhasil dipadamkan.

Meski api terbuka sudah tidak ditemukan, petugas masih mendapati asap tipis di beberapa titik sehingga operasi pemadaman akan dilanjutkan hingga kondisi benar-benar aman.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, kendala akses di lapangan tidak menyurutkan upaya personel untuk mempercepat penanganan setiap titik kebakaran yang terdeteksi.

"Begitu titik baru teridentifikasi, tim langsung bergerak melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan lokasi dan memetakan sumber air serta akses.

Memang ada kendala kemacetan yang menyebabkan tim pembawa peralatan tiba lebih lambat, tetapi seluruh personel tetap menjalankan prosedur agar pemadaman dapat dilakukan secepat mungkin," ujarnya.

Ferdian menambahkan, Manggala Agni bersama TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, dan masyarakat setempat terus bersinergi dalam penanganan karhutla di Rokan Hilir.

"Kami akan terus melakukan pemadaman dan pemantauan hingga seluruh titik api maupun sisa bara benar-benar padam. Sinergi semua pihak sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan tidak kembali muncul di lokasi yang sudah ditangani," katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.