Operasi di Depan Mata? Kekhawatiran untuk Arsenal Setelah William Saliba Terpaksa Keluar dari Laga Semifinal Piala Dunia Prancis vs Spanyol Akibat Cedera Lama
Dewi Rahayu July 15, 2026 09:22 AM

Bek Arsenal dan tim nasional Prancis, William Saliba, terpaksa meninggalkan lapangan saat pertandingan semifinal Piala Dunia melawan Spanyol akibat cedera punggung. Prancis akhirnya kalah 2-0, yang mengakhiri perjalanan mereka di turnamen tersebut. Saliba telah berjuang dengan masalah ini selama beberapa bulan, dan keluarnya ia secara tiba-tiba memunculkan kekhawatiran bahwa ia mungkin perlu menjalani operasi sebelum musim baru dimulai.

Saliba terpaksa keluar saat melawan Spanyol

Saliba tampak roboh di lapangan tanpa tekanan dari lawan saat membawa bola dalam pertandingan semifinal Piala Dunia antara Prancis dan Spanyol. Ia menendang bola keluar lapangan sebelum digantikan oleh Maxence Lacroix. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Spanyol, yang memastikan tempat di final menghadapi pemenang antara Inggris dan Argentina.

Menurut laporan dari Daily Mail, Saliba mengatakan kepada rekan setimnya: "Punggungku sudah tidak kuat lagi, punggungku sudah habis." Insiden ini semakin memperburuk kekhawatiran terkait kebugarannya, karena laporan dari L'Equipe baru-baru ini menyebutkan bahwa ia mungkin perlu menjalani operasi. Arsenal dikabarkan memantau situasi ini dengan cermat menjelang bulan Agustus.

Bermain dengan rasa sakit

Dalam musim yang baru saja berlalu, Saliba tampil sebanyak 50 kali di semua kompetisi untuk Arsenal, termasuk bermain selama 120 menit dalam kekalahan timnya di final Liga Champions. Ia secara terbuka mengakui bahwa ia telah berjuang melawan masalah punggung yang terus mengganggu.

Berbicara saat fase grup Piala Dunia, Saliba mengungkapkan: "Saya telah mengalami sedikit masalah kecil selama beberapa bulan. Saya menahan rasa sakit karena ada Liga Champions dan Liga Premier. Namun staf pelatih menanganinya dengan sangat baik. Piala Dunia hanya datang sekali setiap empat tahun, jadi kamu harus bertahan. Saya tidak berada di kondisi 100 persen, tapi banyak pemain lain juga tidak. Kamu tidak bisa mencari alasan."

Deschamps menepis kekhawatiran sebelumnya

Sebelum turnamen di Amerika Utara dimulai, sempat muncul keraguan besar apakah Saliba akan masuk dalam skuad. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, awalnya meredakan kekhawatiran tersebut ketika ditanya oleh La Dépêche du Midi mengenai kondisi fisik Saliba, dengan tegas menyatakan: "Dia di sini, semuanya baik-baik saja." Namun, meskipun ada keyakinan tersebut, Saliba terlihat kesulitan menghadapi beban fisik. Ia bermain sebagai starter dalam dua pertandingan pembuka Prancis, diistirahatkan pada laga terakhir fase grup, dan kembali tampil di babak gugur. Kini, kejatuhannya secara mendadak dalam kekalahan 2-0 dari Spanyol menunjukkan bahwa memaksakan diri bermain dalam kondisi cedera akhirnya berdampak besar, membuat Prancis dan Arsenal sama-sama cemas mengenai pemulihannya dalam jangka panjang.

Apa yang akan terjadi selanjutnya untuk Arsenal dan Saliba?

Arsenal kini menunggu hasil pemeriksaan medis menyeluruh setelah Saliba kembali ke London usai kekalahan 2-0 di semifinal. Jika laporan mengenai kemungkinan operasi terbukti benar, klub tersebut akan menghadapi krisis di lini belakang. Saliba hampir pasti absen dalam laga Community Shield pada 16 Agustus dan harus berpacu dengan waktu agar bisa tampil di pertandingan awal Liga Premier.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.