SURYA.co.id, KEDIRI – Sinergi antara TNI dan Pemerintah Kota Kediri kembali menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Tim Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) di wilayah Kodim 0809/Kediri, Jawa Timur, Selasa (14/7/2026).
Kolaborasi yang selama ini terbangun dinilai menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan daerah, menjaga stabilitas wilayah, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan yang berlangsung di Gong Wang Fu Grand Surya tersebut merupakan bagian dari Target Informasi Data Teritorial Satuan Komando Wilayah Tahun 2026.
Kegiatan dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Selain memperkuat koordinasi, forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pembangunan wilayah yang melibatkan berbagai unsur, sekaligus menegaskan pentingnya data teritorial sebagai dasar penyusunan kebijakan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, Pemerintah Kota Kediri menyambut baik pelaksanaan komunikasi sosial dan kunjungan kerja Tim Pusterad.
Menurutnya, data teritorial yang akurat memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kebijakan pembangunan sekaligus menjaga stabilitas wilayah.
Baca juga: Apes, Kepergok Panggul Kambing Curian, Pria Asal Kediri Ditangkap, Sudah 12 Kali Beraksi
"Pemerintah Kota Kediri menyambut baik pelaksanaan komunikasi sosial dan kunjungan kerja Tim Pusterad di wilayah Kodim 0809/Kediri. Kami meyakini bahwa data teritorial yang akurat merupakan bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan, perencanaan pembangunan, mitigasi potensi kerawanan wilayah, hingga penguatan sistem pertahanan negara yang berbasis pada kondisi riil di lapangan," kata Vinanda.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu berharap hubungan erat antara pemerintah daerah dan TNI terus terjaga.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi modal menghadirkan pembangunan yang inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga melalui forum ini sinergi antara pemerintah daerah dan TNI semakin kuat sehingga mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif, menjaga stabilitas wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat kolaborasi inilah yang terus kami bangun dalam mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN," ungkapnya.
Menurut Vinanda, sinergi tersebut telah diwujudkan melalui berbagai program bersama antara Pemerintah Kota Kediri dengan Kodim 0809/Kediri, Brigif 16/Wira Yudha, Yonif 521/DY, maupun satuan TNI lainnya. Program-program tersebut mencakup TMMD, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penanganan bencana, penguatan ketahanan pangan, penghijauan, pembinaan wawasan kebangsaan hingga pengamanan agenda strategis daerah.
"Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah akan lebih optimal apabila seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan masyarakat bersatu serta bekerja sama dalam semangat gotong royong," imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menyebut kunjungan Tim Pusterad menjadi dorongan bagi jajaran Kodim untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan teritorial sekaligus memastikan data kewilayahan tersusun secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia memaparkan sejumlah program yang tengah dijalankan Kodim 0809/Kediri, di antaranya pembinaan penanggulangan bencana, rehabilitasi sekitar 20 rumah tidak layak huni di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, pembangunan Jembatan Merah Putih yang telah terealisasi di sembilan dari 18 titik, percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah mencapai 346 dari target 390 koperasi, hingga Program TNI Manunggal Air Bersih.
"Ada beberapa prestasi Kodim Kediri. Di antaranya juara umum TMMD ke-122 di Pagung Semen, Kasad Award Kampung Pancasila di Kecamatan Badas, serta juara tiga kategori lomba jurnalistik LKJ TMMD di Gadungan, Kecamatan Puncu," jelas Dhavid.
Ketua Tim Pusterad Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo menjelaskan, Pusterad memiliki tugas melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap satuan komando kewilayahan mulai tingkat Kodam, Korem, Kodim hingga Koramil.
Langkah tersebut dilakukan agar setiap program pembinaan teritorial berjalan sesuai kondisi nyata di lapangan.
Di akhir kunjungannya, Heri juga mengapresiasi sinergi yang telah terbangun di Kota Kediri.
"Tidak butuh waktu lama bagi saya nyaman di sini. Saya sudah lama sekali ingin berkunjung ke Kota Kediri. Jaga sinergi yang sudah terjalin baik di sini," ujar Heri.