Dinas Pendidikan Nunukan Pastikan MPLS SMP Berjalan Sesuai Aturan, Belum Temukan Pelanggaran
Junisah July 15, 2026 09:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Nunukan memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) berlangsung aman dan sesuai dengan regulasi dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik Nunukan, Andi Maskur, usai melakukan monitoring ke sejumlah sekolah di wilayah Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan.

Andi Maskur mengatakan, pihaknya telah memantau pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 2 Nunukan Selatan dan SMP Negeri 3 Nunukan Selatan. Setelah itu, monitoring akan dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Nunukan Selatan.

"Alhamdulillah, kami sudah ke SMP 2 Nunukan Selatan, kemudian ke SMP Negeri 3 Nunukan Selatan. Rencananya kami lanjut lagi ke SMP 1 Nunukan Selatan," katanya.

Baca juga: MPLS di Nunukan tak Ada Perploncoan, Siswa Diajak Kenal Lingkungan Sekolah dan Bangun Karakter

Dari hasil pemantauan di lapangan, Andi Maskur menyebut seluruh rangkaian MPLS berjalan dengan tertib. Panitia maupun guru memberikan materi pengenalan lingkungan sekolah sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan.

"Pelaksanaan MPLS berjalan aman. Guru-guru memberikan penjelasan dengan baik dan materi yang disampaikan sudah tersusun sesuai pembelajaran dari kementerian terkait pengenalan lingkungan sekolah," ujarnya.

Menurut Andi Maskur, hingga hari kedua, Selasa (14/7/2026) kemarin, pelaksanaan MPLS, Dinas Pendidikan belum menemukan adanya pelanggaran ataupun catatan khusus di tingkat SMP.

"Sejauh ini berjalan sesuai dengan regulasi dari pusat. Untuk sementara belum ada catatan, semuanya berjalan sesuai dengan yang kami arahkan dan aturan dari pusat," ujarnya kepada TribunKaltara.com melalui sambungan telepon, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, monitoring pelaksanaan MPLS dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 13-15 Juli 2026 hari ini.

Pengawasan tidak hanya dilakukan di wilayah Kota Nunukan, tetapi juga menjangkau Nunukan Selatan, Sebatik, hingga sekolah-sekolah di wilayah lainnya.

Baca juga: Demi Antar Anak di Hari Pertama MPLS, Ayah di Kabupaten Tana Tidung Rela Tinggalkan Pekerjaan

"Kami bagi tim. Ada yang di kota, ada yang di Nunukan Selatan, ada juga yang di Sebatik. Semua bergerak, baik pengawas sekolah maupun kami dari dinas," jelasnya.

Andi Maskur menambahkan, tujuan monitoring adalah memastikan seluruh sekolah melaksanakan MPLS sesuai arahan Dinas Pendidikan dan ketentuan pemerintah pusat.

"Kalau pelaksanaannya sudah sesuai dengan yang kami amanahkan, tentu kami senang. Tetapi kalau ditemukan ada yang tidak sesuai, kami akan menyampaikan kembali regulasinya seperti apa. Sampai sekarang pelaksanaannya berjalan aman," pungkasnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.