Mantan Penyerang Spanyol Fernando Morientes Ungkap Rahasia Kesuksesan Piala Dunia 2026 Menjelang Duel Inggris vs Argentina
Dewi Rahayu July 15, 2026 09:18 PM

Fernando Morientes mengungkapkan kunci di balik keberhasilan Spanyol di level internasional.


Tim nasional Spanyol berhasil mencapai final Piala Dunia kedua mereka setelah menyingkirkan Prancis.


Juara Eropa bertahan itu tampil dominan dalam laga semifinal Piala Dunia hari Selasa melawan Prancis, memastikan tempat mereka di partai puncak untuk kedua kalinya dalam 16 tahun terakhir.


Gol dari Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro memberi harapan bagi tim asuhan Luis de la Fuente untuk mengulangi kesuksesan tahun 2010, dengan Inggris atau Argentina menunggu mereka pada 19 Juli mendatang.


La Roja kini telah mencapai lima final turnamen internasional dari enam kesempatan sejak tahun 2021, memenangkan Euro 2024 dan Nations League, serta dua kali menjadi runner-up di ajang yang sama.


Performa luar biasa ini membangkitkan kenangan akan generasi 'tiki-taka' yang pernah menjuarai Piala Dunia dan dua kali merebut gelar Juara Eropa antara tahun 2008 hingga 2012.


Mantan pemain internasional Spanyol, Fernando Morientes, menilai bahwa kesuksesan terbaru ini merupakan bukti keberhasilan negara tersebut dalam mengembangkan bukan hanya talenta di lapangan, tetapi juga sistem pembinaan secara keseluruhan.


Mantan penyerang Real Madrid dan Liverpool yang kini berusia 50 tahun itu mencetak 27 gol dalam 47 penampilan selama sembilan tahun kariernya bersama tim nasional, termasuk tampil di dua edisi Piala Dunia.


Morientes menjelaskan, "Saya pikir semua ini berawal dari pekerjaan yang dilakukan di kategori usia muda. Tidak hanya di federasi, tentu saja. Saya juga ingin menyoroti kerja keras yang dilakukan oleh akademi klub-klub LaLiga."


Ia menambahkan, "Ada fokus besar dalam pengembangan pelatih, dan saya rasa para pelatih itu sendiri memegang peran penting dalam proses ini bersama para pemain muda. Ini bukan hanya tentang memiliki bakat, tetapi juga tentang memiliki pelatih dan staf kepelatihan yang berkualitas untuk membantu mengasah potensi yang dimiliki setiap pemain muda Spanyol."


"Tentu saja Prancis, Portugal, dan Brasil juga memiliki banyak pemain muda berbakat. Tapi entah mengapa, di Spanyol kami sudah terbiasa dengan hal ini sejak kecil," lanjutnya.


Morientes juga menekankan pentingnya kerja di level akar rumput, dengan mengatakan, "Saya sangat menghargai pekerjaan yang dilakukan di kategori usia muda oleh federasi sepak bola Spanyol, dan juga di LaLiga, karena saya tahu bagaimana sistem akademi mereka bekerja. Saya pikir hasil yang kita lihat sekarang merupakan buah dari pendekatan yang berbeda dibandingkan generasi kami dulu."


Selain itu, Morientes juga menyambut baik kemungkinan terulangnya final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris untuk menilai kekuatan pemain muda dari Premier League dan LaLiga.


Ia menambahkan, "Tentu saja saya ingin Spanyol menang dan bertemu Inggris di final. Tapi saya juga tidak keberatan jika finalnya antara Spanyol dan Argentina. Namun akan sangat menarik melihat bagaimana kekuatan antara Premier League dan LaLiga bisa diukur di pertandingan sebesar itu."


"Selalu ada sedikit persaingan antara dua liga tersebut, karena keduanya dianggap terbaik di dunia. Jadi, mempertemukan LaLiga dan Premier League di final akan menjadi sesuatu yang luar biasa," pungkasnya.


Fernando Morientes berbicara dalam kapasitasnya sebagai perwakilan dari Reviant.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.