Teka-teki Tewasnya Dokter Alex Cristo Loris di Samping Pagar RSUD Siak, Polisi Selidiki CCTV
Moch Krisna July 15, 2026 10:32 PM

 

 

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kematian misterius Alex Cristo Loris (30), seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Residen Anestesi yang ditemukan tewas di samping pagar RSUD Tengku Rafian Siak, Riau, kini tengah diselidiki intensif oleh kepolisian. 

Tragisnya, korban diketahui baru saja memulai masa baktinya di rumah sakit tersebut selama dua pekan. 

"Korban ditugaskan di rumah sakit ini dalam rangka pendidikan dari Universitas Riau," kata Kosmos kepada wartawan di Siak, Rabu (15/7/2026) melansir dari Kompas.com.

Alex merupakan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Riau yang sedang menjalani pendidikan di RSUD Tengku Rafian Siak. 

Kosmos menjelaskan, korban terakhir kali terlihat pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 18.06 WIB saat berjalan keluar dari lingkungan RSUD Tengku Rafian. 

"Korban keluar dari rumah sakit sekitar pukul 18.06 WIB. Setelah itu tidak ditemukan lagi," ujar Kosmos.

Dari rekaman kamera CCTV di area radiologi, korban tampak berjalan seorang diri menuju Pos Security II lalu keluar ke arah Jalan Raja Kecik.

Setelah itu, keberadaannya tidak lagi diketahui. Istri korban, dr YM (31), yang juga bertugas dan tinggal di asrama RSUD Tengku Rafian, sempat berulang kali menghubungi telepon genggam suaminya. Namun, ponsel korban sudah tidak aktif.

Merasa khawatir, ia kemudian mencari korban di lingkungan rumah sakit dan menanyakan keberadaannya kepada rekan-rekan sejawat.

Karena tidak membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan dengan memeriksa rekaman CCTV. 

Pencarian dilakukan sejak Senin malam, tetapi korban belum ditemukan. Ditemukan Tewas di Semak Belukar Pencarian dilanjutkan keesokan harinya.

Sekitar pukul 11.30 WIB, dua petugas keamanan rumah sakit bersama seorang sopir ambulans menyisir area semak belukar yang menjadi titik terakhir keberadaan korban berdasarkan rekaman CCTV. 

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dalam posisi telentang dan sudah meninggal dunia.

Keluar RSUD Siak Sore Hari Lokasi penemuan berada sekitar lima meter dari pagar pembatas rumah sakit atau sekitar 30 meter dari tepi Jalan Raja Kecik. Di lokasi, polisi juga menemukan tas sandang hitam yang diduga milik korban.

"Setelah mendapat laporan, petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengamankan sejumlah barang bukti," kata Kosmos.

Barang bukti yang diamankan meliputi tas berisi sejumlah alat medis, dompet, telepon genggam, serta kartu identitas (ID Card) RSUD Tengku Rafian milik korban.

Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan Kosmos mengatakan, hasil pemeriksaan luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ujarnya.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru guna menjalani autopsi.

Polisi juga masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian dokter tersebut.

Sementara berdasarkan keterangan awal keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit kronis maupun persoalan rumah tangga yang diketahui penyidik.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.