2 Bocah Tewas Tenggelam di Empang Bekas Galian di Karawang, Seorang Temannya Selamat
Jaisy Rahman Tohir July 16, 2026 12:53 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, KARAWANG - Keceriaan lima anak yang bermain di sekitar empang bekas galian di kawasan Perum Puri Raya Residence, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, berubah menjadi petaka.

Dua bocah laki-laki berusia 6 dan 7 tahun ditemukan tewas tenggelam usai berenang di kolam tersebut, sementara seorang anak perempuan berhasil diselamatkan.

Peristiwa nahas itu terjadi di empang bekas galian yang berada di Blok I Perum Puri Raya Residence, Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi, awalnya lima anak bermain di sekitar lokasi.

Tiga anak kemudian memutuskan berenang di dalam empang, sementara dua anak lainnya tetap berada di daratan.

"Setelah menerima informasi dari warga, saksi bersama sejumlah warga lainnya segera menuju lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan," kata Cep Wildan, Rabu (15/7/2026), dikutip dari TribunBekasi.

Dalam proses penyelamatan, seorang anak perempuan berinisial ANP (8) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara itu, dua anak laki-laki ditemukan di dasar empang setelah warga melakukan pencarian. Keduanya sempat dilarikan ke Klinik Shafa Medika untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, kedua korban dinyatakan meninggal dunia.

Kedua korban diketahui berinisial RDP (7) dan AES (6), warga Perum Puri Raya Residence, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang.

Jenazah kedua bocah tersebut kemudian dibawa pihak keluarga ke kampung halaman mereka di Blora, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.

Cep Wildan mengatakan, keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah sehingga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

"Dari hasil pemeriksaan awal, keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan takdir sehingga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah," ujarnya.

Usai kejadian, personel Polsek Majalaya bersama Tim Inafis Polres Karawang, BPBD Kabupaten Karawang, unsur Muspika, aparatur desa, serta Babinsa langsung melakukan evakuasi, olah TKP, dan pemeriksaan terhadap para saksi.

Polisi mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai, empang, kolam, maupun bekas galian yang memiliki potensi membahayakan keselamatan.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di lokasi yang memiliki risiko tinggi seperti bekas galian atau kolam yang tidak dilengkapi pengamanan. Pengawasan dari keluarga sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa," kata Cep Wildan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.