Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – UPTD SD Negeri 13 Makmur, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meluncurkan program unggulan bertajuk "Tabungan Dunia dan Akhirat" usai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).
Melalui program ini, seluruh murid menerima celengan tabungan dan Juz Amma sebagai upaya menanamkan budaya menabung sekaligus kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.
Kepala UPTD SD Negeri 13 Makmur, Ishaq SPd, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengintegrasikan literasi keuangan dan pembinaan spiritual bagi peserta didik.
Baca juga: Bunda PAUD Aceh Jaya Tinjau MPLS Ramah Anak di Dua TK Negeri Calang
Rangkaian MPLS diawali dengan prosesi adat peusijuek (tepung tawar) dan pemasangan mahkota kepada 12 murid baru sebagai simbol doa, harapan, serta penyambutan penuh kasih sayang.
Prosesi dipimpin Imam Gampong Ara Lipeh, Tgk Jailani, didampingi Keuchik Gampong Ara Lipeh, Fahri Zulfi, serta didukung Ketua Komite Sekolah, Tgk Nasrol. Kegiatan ditutup dengan doa bersama.
Pada penutupan MPLS, seluruh murid menerima celengan sebagai sarana membiasakan menabung sedikit demi sedikit setiap hari, serta Juz Amma untuk mendukung kebiasaan membaca dan menghafal surat-surat pendek Al-Qur'an.
Baca juga: Ribuan Siswa Baru SMA dan SMK di Bireuen Ikuti MPLS, Misi Perkuat Karakter & Kenalkan Budaya Sekolah
Menurut Ishaq, celengan melambangkan ikhtiar mempersiapkan masa depan melalui kebiasaan hidup hemat dan disiplin.
Sementara Juz Amma menjadi bekal spiritual agar anak-anak tumbuh mencintai Al-Qur'an, beriman, dan berakhlak mulia.
"Harapan kami, anak-anak tidak hanya memiliki tabungan untuk masa depan mereka di dunia, tetapi juga memiliki bekal amal, ilmu, dan hafalan Al-Qur'an sebagai investasi akhirat.
Inilah yang kami sebut sebagai tabungan dunia dan akhirat," ujar Ishaq.
Ia menambahkan, program tersebut akan dijalankan secara berkelanjutan melalui sosialisasi kepada orang tua dan pemantauan rutin oleh dewan guru bersama Komite Sekolah terhadap perkembangan kebiasaan menabung maupun hafalan Al-Qur'an para murid.
UPTD SD Negeri 13 Makmur yang berada di Desa Ara Lipeh merupakan sekolah di kawasan dataran tinggi dengan enam rombongan belajar dan 65 murid yang dibimbing 20 tenaga pendidik, terdiri atas delapan ASN dan selebihnya guru PPPK.
Bangunan kelas yang mengikuti kontur perbukitan menjadi salah satu ciri khas sekolah tersebut.
Meski berada di wilayah terpencil, sekolah terus berupaya menghadirkan inovasi pendidikan berbasis karakter, literasi keuangan, dan pendidikan keagamaan.
Program "Tabungan Dunia dan Akhirat" diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam membentuk generasi yang cerdas, hemat, berkarakter, dan mencintai Al-Qur'an sejak dini.(*)