BANJARMASINPOST.CO.ID- PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan BBM subsidi jenis Biosolar di Kota Banjarmasin dalam kondisi aman dan penyalurannya terus berjalan sesuai alokasi yang ditetapkan Pemerintah melalui BPH Migas.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan antrean yang terjadi di di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarmasin, SPBU 64.702.01 dan SPBU 64.702.02, bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan Biosolar.
Kondisi tersebut terjadi, karena meningkatnya permintaan dari konsumen serta keterbatasan kapasitas area pelayanan di kedua SPBU tersebut.
"Pertamina memastikan stok Biosolar di Kota Banjarmasin dalam kondisi aman. Antrean yang terjadi di SPBU 64.702.01 dan SPBU 64.702.02 dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah konsumen yang melakukan pengisian, sementara kapasitas area kedua SPBU tersebut hanya mampu menampung sekitar 8 hingga 10 kendaraan truk di dalam area SPBU," ujar Edi.
Baca juga: Antrean Angkutan Mengular di SPBU, Sopir Truk di Kalsel Rela Antre Sejak Pagi Demi Dapatkan Biosolar
Ia menambahkan, selain kedua SPBU tersebut, terdapat 11 SPBU penyalur Biosolar subsidi yang melayani kebutuhan masyarakat di Kota Banjarmasin.
Pertamina terus melakukan pemantauan stok dan memastikan distribusi Biosolar ke seluruh SPBU berlangsung secara berkala sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
"Kami terus berkoordinasi dengan Integrated Terminal Banjarmasin untuk memprioritaskan pengiriman apabila diperlukan, serta berkolaborasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, dan aparat terkait agar pengaturan antrean tidak mengganggu arus lalu lintas maupun pelayanan kepada masyarakat," lanjut Edi.
Sebagai upaya menjaga kelancaran penyaluran, Pertamina juga melakukan evaluasi layanan di SPBU, memastikan kesiapan mobil tangki cadangan, mengoptimalkan peran petugas pengatur antrean (marshall), serta memperkuat pengawasan bersama aparat penegak hukum guna memastikan penyaluran Biosolar subsidi berlangsung sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Baca juga: Harga Pertamina Dex Turun, Biosolar di Tapin Tetap Diserbu, Stok 8.000 Liter Habis dalam Lima Jam
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat serta terus mengoptimalkan penyaluran Biosolar agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dengan baik," tutup Edi.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Pertamina Call Center 135, melalui Pertamina Call Center 135 yang tersedia 24 jam, email pcc135@pertamina.com, maupun media sosial resmi @pertamina135. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)