Mahasiswa Demo di Depan Polresta Mamuju, Bakar Ban dan Tuntut Kapolresta Dicopot
Nurhadi Hasbi July 16, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Aliansi Mahasiswa Mamuju menggelar aksi demonstrasi di depan Polresta Mamuju, di Jalan KS Tubun, Sulawesi Barat, Kamis (16/7/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian terhadap mahasiswa dalam sejumlah aksi unjuk rasa.

Massa aksi yang berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan itu membawa spanduk dan menyampaikan tuntutan secara bergantian melalui pengeras suara.

Aksi pembakaran ban bekas tepat di depan gerbang Polresta Mamuju juga terjadi. Asap hitam dari pembakaran ban membumbung tinggi.

Aksi tersebut juga diwarnai saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang berjaga mengamankan jalannya demonstrasi.

Dalam aksi itu, puluhan mahasiswa mendesak agar dugaan tindakan represif terhadap mahasiswa dihentikan serta meminta Kapolresta Mamuju dicopot dari jabatannya.

Mahasiswa Desak Dugaan Tindakan Represif Diusut

Aliansi Mahasiswa Mamuju yang terlibat dalam aksi tersebut terdiri dari sejumlah organisasi kemahasiswaan, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju, dan Ipmapus.

Dalam orasinya secara bergantian, para demonstran mendesak agar tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa dihentikan.

Mereka juga meminta agar dugaan pemukulan terhadap salah seorang mahasiswa oleh aparat kepolisian diusut dan ditindak.

"Hentikan perlakuan represif kalian kepada kami," teriak massa aksi menggunakan pengeras suara.

"Kalian adalah aparat yang gagal. Copot Kapolresta Mamuju," teriak massa aksi.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Mamuju terkait tuntutan yang disampaikan massa aksi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.