TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali erupsi pada Kamis (16/7/2026) pukul 13.22 Wita.
Letusan tersebut menghasilkan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
Aji Putra Mahendra, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, menjelaskan bahwa erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm.
"Durasi erupsi sekitar 1 menit 57 detik," ujar Aji dalam keterangannya, Kamis siang.
Menurut Aji, gunung api bertipe strato ini sempat meletus dua kali selama periode pengamatan Kamis, yakni pada pukul 06.00 Wita hingga 12.00 Wita.
Berdasarkan data seismogram letusan tersebut memiliki amplitudo 14.8-22.2 mm, dan durasi sekitar 167-295 detik.
“Teramati dua kali letusan dengan tinggi 300-600 meter dan warna asap kelabu,” katanya.
Secara visual, area puncuk gunung itu tampak jelas hingga kabut 0-I.
Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah.
Aji lantas mengimbau masyarakat di sekitar dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat gunung.
Masyarakat yang terdampak hujan abu juga diharapkan agar memakai masker atau alat pelindung agar terhindar dari paparan abu vulkanik.
Sumber: Kompas.com