Kinerja APBD Bali, Sektor Pajak Kendaraan Sumbang Rp850,76 Miliar hingga Juni 2026
Ngurah Adi Kusuma July 16, 2026 07:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Provinsi Bali mencatatkan performa positif dalam sektor pendapatan daerah di paruh pertama tahun ini. 

Hingga akhir Juni 2026, akumulasi penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Pulau Dewata sukses menyentuh angka Rp850,76 miliar. 

Perolehan ini setara dengan 46,80 persen dari total target yang dicanangkan dalam APBD 2026.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bali, Dewa Tagel Wirasa, merinci bahwa total realisasi tersebut disumbang oleh sektor PKB sebesar Rp486,04 miliar (46,16 persen dari target Rp1,07 triliun). 

Baca juga: Manfaatkan MPLS, Polisi di Gianyar Gencarkan Edukasi Anti-Bullying dan Tertib Berlalu Lintas

Sementara itu, sektor BBNKB menyumbang Rp364,70 miliar, atau mengamankan 47,70 persen dari target tahunan yang dipatok sebesar Rp763,25 miliar.

Dewa Tagel Wirasa menjelaskan capaian tersebut menunjukkan penerimaan pajak daerah dari sektor kendaraan bermotor masih berada pada jalur yang positif di semester pertama 2026. 

Pihaknya optimistis target pendapatan hingga akhir tahun dapat tercapai melalui berbagai upaya optimalisasi penerimaan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta pelayanan yang semakin mudah kepada masyarakat.

Menurutnya, pendapatan PKB dan BBNKB merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali yang berperan penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Bali.

Baca juga: Kritik Penghapusan Nama ‘Serangan’ di Rambu Jalan, Pansus TRAP DPRD Bali: Merusak Identitas Bali

"Jika ditinjau dari kontribusi per wilayah, UPT Bapenda Denpasar masih kokoh memimpin sebagai lumbung pendapatan PKB terbesar dengan realisasi mencapai Rp175,69 miliar,”

“Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Badung yang menyumbang sebesar Rp115,37 miliar, kemudian disusul oleh Kabupaten Gianyar dengan torehan sekitar Rp50,88 miilar," jelasnya pada, Kamis 16 Juli 2026. 

Tren serupa juga terjadi pada sektor BBNKB, di mana Denpasar kembali menjadi magnet penyerapan pasar terbesar dengan sumbangsih Rp123,98 miliar. 

Baca juga: Kecelakaan Adu Banteng Motor Dinas Polri dengan Truk di Kintamani Bali, Anggota Polisi Luka Berat

Wilayah Badung mengekor di posisi kedua dengan capaian Rp79,85 miliar, sementara Gianyar melengkapi posisi tiga besar dengan realisasi sebesar Rp36,26 miliar.

Menatap paruh kedua tahun ini, kolaborasi antar lini terus diperkuat demi memastikan target APBD murni dapat terealisasi sepenuhnya. 

Ia menambahkan, BPKAD bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali akan terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar.

"Upaya mengoptimalkan potensi pendapatan daerah pada semester kedua tahun 2026," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.