TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Gagasan membangun sistem digital untuk pengelolaan kerja sama media di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak mendapat dukungan penuh dari pimpinan daerah.
Inovasi tersebut berupa Aplikasi E-Media yang digagas Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak, Wendi Lasta Febrian.
Gagasan ini sebagai proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 Kementerian Dalam Negeri.
Melalui aplikasi itu, proses pengajuan kerja sama media yang selama ini masih dilakukan secara manual diharapkan beralih ke sistem digital yang lebih cepat, transparan, efektif dan terdokumentasi.
Kepala Bidang IKP Diskominfo Siak, Wendi Lasta Febrian, mengatakan Aplikasi E-Media dirancang untuk mempermudah perusahaan media mengajukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Siak melalui Diskominfo.
“Selama ini proses administrasi kerja sama media masih banyak dilakukan secara manual. Melalui E-Media, seluruh proses akan terdokumentasi secara digital sehingga lebih mudah, cepat, transparan, dan memberikan kepastian bagi seluruh mitra media yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Siak,” kata Wendi, Kamis (16/7/2026).
Ia mengaku bersyukur karena proyek perubahan yang diusungnya mendapat dukungan dari pimpinan daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Siak, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan terhadap proyek perubahan ini,” ujarnya.
Menurut Wendi, dukungan tersebut menjadi motivasi untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dukungan terhadap proyek perubahan itu juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar.
Menurutnya, digitalisasi administrasi merupakan bagian penting dalam reformasi birokrasi.
“Kami berharap proyek perubahan ini dapat menjadi contoh inovasi yang mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Dengan sistem digital, proses administrasi akan lebih tertib, efisien, serta mudah dipantau dan dievaluasi,” kata Mahadar.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Siak, Syamsurizal. Ia menilai inovasi pelayanan publik harus terus dikembangkan agar birokrasi mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.
“Kami mendukung penuh setiap inovasi yang memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat maupun mitra pemerintah. E-Media menjadi langkah positif menuju pelayanan yang lebih cepat, akuntabel, dan profesional,” ujarnya.
Dukungan tersebut kemudian diperkuat melalui Surat Pernyataan Dukungan yang ditandatangani Bupati Siak, Afni Zulkifli, pada 11 Mei 2026.
Dalam surat itu, Afni menyatakan mendukung pelaksanaan proyek perubahan bertajuk Optimalisasi Aplikasi E-Media untuk Penetapan Media Kerja Sama pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak.
Menurut Afni, pengembangan Aplikasi E-Media sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital.
“Transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan. Inovasi Aplikasi E-Media diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi, serta memberikan kemudahan bagi seluruh mitra media dalam mengakses layanan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Siak,” kata Afni.
Ia berharap aplikasi tersebut segera diimplementasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh insan pers maupun perangkat daerah.
Melalui penerapan E-Media, Pemerintah Kabupaten Siak diharapkan memiliki sistem pengelolaan kerja sama media yang lebih tertib, transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh seluruh mitra media.
( Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra )